Kabaminang.com – Dharmasraya. Upaya menghadapi keterbatasan air akibat kondisi kekeringan di Kabupaten Dharmasraya mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dua unit mobil tangki air kini dipinjamkan kepada BPBD Kabupaten Dharmasraya untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pasokan air.
Dukungan tersebut ditandai dengan penyerahan kendaraan dari Kepala BPBD Provinsi Sumatera Barat Erasukma Munaf kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Dharmasraya, H. Catur Eby, di Padang, Selasa (1/9/2026).
Kehadiran dua kendaraan operasional itu diharapkan membuat penanganan kekeringan di lapangan lebih maksimal. Mobil tangki akan menjadi sarana pendukung dalam menjangkau kawasan yang mengalami keterbatasan sumber air.
Residivis Diduga Pengedar Sabu Antarprovinsi Ditangkap di Dharmasraya, Enam Paket Diamankan01 Sep 2026›02
Sensus Ekonomi BPS, Hafni Hafiz Ajak Masyarakat Berikan Data Akurat untuk Dukung Kebijakan Pemerintah31 Agu 2026›03
Maulid Nabi di MTsS Muhammadiyah Panyakalan, Siswa Diajak Teladani Akhlak Rasulullah31 Agu 2026›Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dharmasraya Suherman Junaidi mengatakan, kebutuhan terhadap kendaraan pengangkut air cukup penting mengingat kondisi kekeringan masih dirasakan masyarakat di daerah tersebut.
“Dua unit mobil tangki air ini sangat diperlukan dalam menghadapi El Nino Godzilla yang saat ini masih melanda Dharmasraya, terutama untuk mendukung distribusi air kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Suherman.
Menurutnya, tambahan armada tersebut akan meningkatkan kemampuan BPBD dalam melakukan respons cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan air. Penyaluran nantinya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.
Suherman menyebutkan, mobil tangki tidak hanya menjadi tambahan armada, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapan BPBD dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem. Ketersediaan sarana angkutan air dinilai penting ketika sumber air masyarakat mengalami penurunan.
BPBD Dharmasraya selanjutnya akan mengoptimalkan penggunaan kendaraan tersebut untuk mendukung kegiatan penanganan kekeringan. Armada dapat dikerahkan ke wilayah yang membutuhkan distribusi air sesuai hasil pemantauan petugas.
Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui BPBD Sumbar yang memberikan dukungan sarana operasional kepada daerah. Menurutnya, kerja sama lintas pemerintahan dibutuhkan agar penanganan dampak kekeringan dapat berjalan lebih efektif.
“Terima kasih kami sampaikan kepada BPBD Provinsi Sumatera Barat atas dukungan ini. Kendaraan tersebut akan kami optimalkan untuk membantu masyarakat dan memperkuat penanganan kondisi kekeringan di Dharmasraya,” ujarnya.
Dengan tambahan dua armada tersebut, BPBD Dharmasraya kini memiliki dukungan operasional yang lebih kuat untuk menghadapi kebutuhan distribusi air selama kondisi kekeringan berlangsung. Pemerintah daerah berharap sarana tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi membantu masyarakat yang terdampak.






