Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
Kabupaten SolokSUMBAR

Maulid Nabi di MTsS Muhammadiyah Panyakalan, Siswa Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

×

Maulid Nabi di MTsS Muhammadiyah Panyakalan, Siswa Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – Kabupaten Solok. Keluarga besar MTsS Muhammadiyah Panyakalan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (31/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berlangsung khidmat dan diikuti peserta didik, majelis guru, serta tenaga kependidikan.

Mengusung tema “Mari Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membentuk Pribadi yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia,” kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga madrasah untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan tersebut dihadiri seluruh Wakil Kepala Madrasah, majelis guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik MTsS Muhammadiyah Panyakalan.

Maulid Nabi Bukan Sekadar Seremonial

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Fatma Zarmi, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan tahunan.

Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi momentum bagi peserta didik untuk mengenal, mencintai, sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW.

«“Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita semua, khususnya para peserta didik, untuk mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fatma.»

Ia mengatakan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku nyata, baik di lingkungan madrasah, keluarga maupun masyarakat.

“Apa yang kita dengarkan dan kita pelajari pada hari ini hendaknya tidak berhenti sampai di sini. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW harus kita wujudkan dalam sikap dan perilaku, baik di madrasah, di rumah maupun di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Fatma juga mengajak para siswa menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, tanggung jawab, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.

Ustadz Wawan Ajak Siswa Hadirkan Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan

Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Wawan Syafriandi, S.Pd., Da’i Muda Solok, alumni Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Mahmud Yunus Batusangkar sekaligus Guru MAN 2 Solok, hadir sebagai pengisi tausiah.

Dalam tausianya, Ustadz Wawan mengajak peserta didik untuk tidak hanya mengenal Rasulullah SAW melalui sejarah, tetapi juga menjadikan akhlak beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus dibuktikan melalui perilaku. Para pelajar dapat menerapkannya melalui kebiasaan sederhana, seperti berkata jujur, menjaga amanah, menghormati orang lain, bersikap santun, rajin menuntut ilmu, serta menjauhi perbuatan yang tidak baik.

“Meneladani Rasulullah SAW bukan hanya dengan memperingati kelahiran beliau, tetapi bagaimana akhlak Rasulullah hadir dalam kehidupan kita sehari-hari,” pesan Ustadz Wawan.

Ia juga mengingatkan bahwa ilmu dan akhlak harus berjalan beriringan. Menurutnya, peserta didik tidak cukup hanya memiliki kecerdasan dan prestasi akademik, tetapi juga harus memiliki kepribadian serta akhlak yang baik.

Rasulullah SAW Menjadi Teladan bagi Generasi Muda

Dalam tausiah tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa Rasulullah Muhammad SAW merupakan teladan terbaik bagi umat Islam.

Hal itu sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 21:

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.”

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan Rasulullah SAW mengandung banyak nilai keteladanan yang dapat diterapkan umat Islam, termasuk generasi muda dan para pelajar.

Di lingkungan madrasah, keteladanan tersebut dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti menghormati guru, menyayangi teman, menjaga perkataan, disiplin mengikuti pembelajaran, bertanggung jawab terhadap tugas, serta membiasakan diri berkata dan berbuat jujur.

Dorong Terbentuknya Generasi Beriman dan Berakhlak

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsS Muhammadiyah Panyakalan menjadi salah satu upaya madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman.

Madrasah tidak hanya memiliki tanggung jawab memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga berperan dalam membentuk kepribadian dan akhlak peserta didik.

Melalui kegiatan keagamaan tersebut, para siswa diberikan ruang untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus memahami pentingnya akhlak mulia dalam kehidupan.

Antusiasme peserta didik mengikuti kegiatan menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.

Dengan sinergi pimpinan madrasah, para Wakil Kepala Madrasah, majelis guru, dan tenaga kependidikan, pembinaan karakter peserta didik diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsS Muhammadiyah Panyakalan pun tidak sekadar menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada beliau, memperkuat keimanan, serta membentuk peserta didik yang berilmu dan berakhlak mulia.

Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti dalam rangkaian kegiatan tersebut, tetapi terus diterapkan dalam keseharian para siswa sehingga tumbuh generasi muda yang beriman, berilmu, berkarakter, santun, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.

“WRM”

HUT RI ke-81 Kaba Minang