Kabaminang.com – Dharmasraya. PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL), pabrik kelapa sawit yang berlokasi di Jorong Palo Koto, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, memakan korban pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Polres setempat mendalami kasus dugaan kecelakaan kerja tersebut.
“Korban diketahui bernama YP (49), yang bekerja sebagai Mandor Maintenance di perusahaan tersebut,” kata Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari lokasi kejadian, korban ditemukan mengalami kecelakaan saat berada di area mesin konveyor yang sedang beroperasi ketika melaksanakan kegiatan pengecekan. Rekan kerja yang mendengar teriakan korban segera menghentikan operasional mesin melalui panel kontrol dan bersama karyawan lainnya melakukan evakuasi.
Pemkab Solok Lelang 11 Unit Barang Milik Daerah Kondisi Scrap, Penawaran Dibuka Hingga 28 Juli 202623 Jul 2026›02
Baru Lima Bulan Bebas, Mahasiswa Asal Dharmasraya Kembali Ditangkap Kasus Sabu23 Jul 2026›03
MotoGP 2026 Memanas, Kondisi Marc Marquez Jadi Sorotan di Tengah Ketatnya Persaingan23 Jul 2026›“Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sungai Rumbai untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia,” sebutnya.
Menerima laporan tersebut, personel Polres Dharmasraya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti penyebab dan rangkaian peristiwa tersebut.
Kapolres Dharmasraya menyampaikan bahwa hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan instansi terkait untuk mendalami seluruh fakta yang ada, sehingga penyebab pasti kejadian dapat diketahui berdasarkan hasil penyelidikan.
Polres Dharmasraya turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau seluruh perusahaan agar senantiasa memperkuat penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Sementara itu, perwakilan perusahaan PT DSL, Wahyu, membenarkan adanya kejadian kecelakaan kerja tersebut dan saat ini tengah dilakukan pemeriksaan.
“Korban statusnya karyawan, warga Pulau Mainan,” jelasnya saat dihubungi awak media melalui telepon.
Kini, masyarakat menunggu ketegasan dari pihak Polres Dharmasraya dalam menindaklanjuti kasus meninggalnya YP dan berharap ada tersangka dari kejadian tersebut.
“NT”






