BERITATerkini

Tiga Motor Raib dalam Dua Bulan di Dharmasraya, Warga Siguntur Resah

×

Tiga Motor Raib dalam Dua Bulan di Dharmasraya, Warga Siguntur Resah

Sebarkan artikel ini

KABAMINANG.com, ‎Dharmasraya,  – Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, warga Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, diresahkan dengan maraknya aksi pencurian sepeda motor. Tercatat sudah tiga unit motor yang hilang di tiga lokasi berbeda, yakni di Jorong Taratak, Siguntur Satu, dan Siguntur Pelayangan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran yang mendalam.

‎Kasus pertama terjadi di kawasan Siguntur Satu. Aksi pencurian ini terbilang nekat karena pelaku berani beraksi di malam hari saat motor sedang terparkir di dalam rumah pemiliknya. Warga yang tengah tertidur lelap sama sekali tidak menyadari ketika pelaku membawa kabur sepeda motor tersebut.

‎Selang beberapa waktu kemudian, kejadian serupa kembali terjadi. Kali ini, sebuah motor jenis Honda Revo hilang saat siang hari, tepat pukul 12.00 WIB. Motor tersebut diduga dicuri ketika pemiliknya tengah lengah dan beraktivitas di dalam rumah. Kejadian ini sontak membuat warga semakin waspada, mengingat pelaku tak lagi memilih waktu dalam menjalankan aksinya.

‎Dua motor yang menjadi korban adalah jenis Yamaha Vixion dan Honda Sonic, yang hilang di daerah Taratak dan Siguntur Pelayangan. Modus pencurian yang digunakan pelaku hampir sama, yakni dengan memanfaatkan kelengahan pemilik serta kondisi lingkungan yang sepi.

‎Sebelum rentetan kasus curanmor ini, Nagari Siguntur juga sempat diguncang aksi kriminal lainnya. Kotak amal masjid pernah dibobol oleh pelaku tak dikenal, dan hasil panen sawit milik warga ikut raib. Diduga, maraknya tindak kriminal tersebut dipicu oleh peredaran narkoba. Beruntung, dalam beberapa waktu terakhir kasus pencurian sawit maupun ternak mulai mereda, namun kini justru pencurian sepeda motor semakin meningkat.

‎Wali Nagari Siguntur, Hamdan, mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini. Menurutnya, maraknya kasus yang terjadi belakangan ini perlu menjadi perhatian serius bersama agar tidak semakin meluas dan meresahkan masyarakat saat ditemui diruang kerjanya  selasa 09/08/2025

‎Hamdan juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperketat pengamanan kendaraan mereka.

‎ “Kalau motor ditinggalkan lama, jangan hanya kunci stang, tapi juga gunakan gembok tambahan. Kita harus saling menjaga agar kejadian ini tidak terus berulang,” tegasnya.

‎Pihak korban telah melaporkan kasus pencurian ini ke Polsek dan Polres Dharmasraya. Polisi juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, hingga saat ini belum ada perkembangan berarti terkait penangkapan pelaku.

‎Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini agar situasi kembali aman dan nyaman. Mereka juga berharap pemerintah nagari dan pihak terkait lebih gencar melakukan penyuluhan terkait bahaya narkoba yang kian mengkhawatirkan.

‎Kalau narkoba tidak segera diberantas, kejahatan seperti ini akan terus meningkat. Ini bukan hanya soal kehilangan motor, tapi juga tentang masa depan generasi muda yang terancam.

(NT)