Sidney, Kabaminang.com – Rabu 11 September 2024, Tim nasional Australia memulai ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan hasil yang mengecewakan.
Setelah kekalahan 0-1 dari Bahrain di kandang sendiri, mereka hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Hasil ini membuat banyak fans Australia kecewa dan mempertanyakan kepemimpinan pelatih Graham Arnold.
Dinas PUPR Dharmasraya Mulai Rehabilitasi Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama Pulai10 Jul 2026›02
Pelatih Karate Asal Kabupaten Solok Zelly Heryanto Bersama Dua Atlet Wakili Indonesia di Kejuaraan Asia Tenggara SEAKF 2026 di Vietnam.09 Jul 2026›03
DDII Sumbar dan RSI Ibnu Sina Gelar Bakti Sosial, Ratusan Warga Dharmasraya Terbantu08 Jul 2026›Pada pertandingan melawan Bahrain, Australia harus bermain dengan sepuluh pemain setelah striker mereka, Kusini Yengi, menerima kartu merah. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi tim yang diharapkan bisa tampil dominan di kualifikasi.
“Kartu merah Yengi benar-benar mengubah dinamika permainan. Kami kehilangan momentum dan kesulitan untuk bangkit,” ujar Arnold dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Pertandingan melawan Indonesia juga tidak berjalan sesuai harapan. Meskipun menguasai bola lebih banyak, Australia gagal mencetak gol dan harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Fans Australia mengungkapkan kekecewaan mereka di media sosial, banyak di antaranya mengecam strategi dan keputusan Arnold.
“Ini bukan hasil yang kami harapkan. Kami seharusnya bisa menang melawan Indonesia,” tulis seorang pengguna Twitter.
Kritik terhadap Arnold semakin meningkat, dengan banyak fans yang meminta perubahan di posisi kepelatihan.
“Graham Arnold harus pergi. Kami butuh pelatih yang bisa membawa tim ini ke level berikutnya,” tulis seorang fans di Facebook.
Beberapa pengamat sepak bola juga menyuarakan hal yang sama, menyebut bahwa performa tim di bawah Arnold tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Di sisi lain, timnas Indonesia mendapatkan pujian atas performa mereka yang solid. Meskipun tidak diunggulkan, mereka mampu menahan gempuran Australia dan meraih satu poin penting.
“Kami bermain dengan hati dan disiplin. Hasil ini sangat berarti bagi kami,” kata pelatih Indonesia, Shin Tae-yong.
Dengan hasil ini, Australia harus segera bangkit dan memperbaiki performa mereka jika ingin lolos ke Piala Dunia 2026. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian berat bagi Arnold dan timnya.
“Kami harus belajar dari kesalahan ini dan fokus pada pertandingan selanjutnya,” tutup Arnold. (tuber)






