Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
DharmasrayaSUMBAR

Lapas Kelas III Dharmasraya Laksanakan Salat Istisqa, Perkuat Pembinaan Kepribadian dan Ikhtiar Hadapi Musim Kemarau

×

Lapas Kelas III Dharmasraya Laksanakan Salat Istisqa, Perkuat Pembinaan Kepribadian dan Ikhtiar Hadapi Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – Dharmasraya. Suasana religius mewarnai lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dharmasraya, Jumat (18/9). Petugas, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), tahanan, dan peserta magang bersama-sama melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar menghadapi musim kemarau dan potensi kekeringan.

Pelaksanaan Salat Istisqa menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar hujan segera turun, membawa keberkahan, serta memberikan perlindungan dari berbagai dampak yang ditimbulkan kondisi kemarau.

Tak Sekadar Ibadah

Bagi Lapas Kelas III Dharmasraya, kegiatan tersebut tidak hanya ditempatkan sebagai pelaksanaan ibadah. Salat Istisqa juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan ini sekaligus mempertemukan petugas dan warga binaan dalam satu momentum keagamaan. Melalui kebersamaan tersebut, nilai kepedulian dan kesadaran bersama diharapkan semakin tumbuh, terutama dalam menghadapi kondisi lingkungan yang terdampak musim kemarau.

Doa untuk Hujan dan Perlindungan

Kepala Lapas Kelas III Dharmasraya, Ferdika Canra, mengatakan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT.

“Salat Istisqa ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa keberkahan dan dijauhkan dari berbagai dampak musim kemarau. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan serta penguatan nilai-nilai keagamaan bagi petugas dan seluruh peserta,” ujar Ferdika.

Menurut Ferdika, kondisi kemarau, potensi kekeringan, hingga kabut asap yang terjadi di berbagai wilayah perlu menjadi perhatian bersama. Kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, kata dia, merupakan bagian dari tanggung jawab yang perlu dibangun secara bersama-sama.

Membangun Kepedulian di Lingkungan Lapas

Ferdika menilai kondisi tersebut tidak semata-mata menjadi persoalan yang dihadapi secara individu. Karena itu, momentum Salat Istisqa juga dimanfaatkan untuk menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya kepedulian dan kebersamaan.

“Kita berharap melalui kegiatan ini tumbuh kesadaran bahwa menghadapi kondisi seperti ini bukan hanya persoalan individu, tetapi membutuhkan kepedulian dan ikhtiar bersama. Semoga doa yang kita panjatkan dikabulkan dan kondisi cuaca segera membaik,” tambahnya.

Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung dengan tertib dan khidmat. Petugas, WBP, tahanan, serta peserta magang mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dalam suasana penuh kekhusyukan.

Selain menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan yang berkelanjutan di Lapas Kelas III Dharmasraya, khususnya dalam penguatan kepribadian dan nilai-nilai keagamaan bagi warga binaan maupun seluruh peserta.

“NT” HUT RI ke-81 Kaba Minang