Kabaminang.com – Dharmasraya, 16 September 2026. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dharmasraya kembali memperkuat pengamanan lingkungan pemasyarakatan melalui razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Razia dilaksanakan sebagai upaya preventif sekaligus tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat deteksi dini. Sinergi dengan APH juga terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi Lapas tetap aman dan kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran petugas Lapas Kelas III Dharmasraya bersama APH melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah area dan kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, terukur, serta mengikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Pemeriksaan kamar hunian menjadi salah satu langkah deteksi dini untuk mencegah masuk maupun beredarnya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Razia juga menjadi bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan di lingkungan Lapas.
Selain razia, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat komitmen Lapas dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kepala Lapas Kelas III Dharmasraya, Ferdika Canra, mengatakan razia gabungan dan tes urine merupakan bentuk sinergi sekaligus komitmen bersama dalam menjaga lingkungan Lapas. Menurutnya, kewaspadaan dan koordinasi dengan APH terus ditingkatkan sebagai bagian dari deteksi dini.
“Razia gabungan dan tes urine ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif. Kami terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” ujar Ferdika Canra.
Ferdika menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil. Langkah tersebut menjadi bagian dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan agar jajaran terus meningkatkan kewaspadaan, melakukan deteksi dini secara optimal, serta mencegah masuknya barang-barang terlarang dan penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas.
Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Lapas Kelas III Dharmasraya, Rusja Hendri, menyampaikan bahwa pelaksanaan razia dilakukan secara terukur dengan mengutamakan ketelitian dan profesionalitas. Ia juga menilai koordinasi antara Lapas dan APH menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengamanan dan mengantisipasi potensi gangguan sedini mungkin.
“Dalam pelaksanaan razia, kami melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan tetap mengedepankan prosedur yang berlaku. Tes urine juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan petugas serta memastikan kondisi Lapas tetap aman dan kondusif,” ungkap Rusja Hendri.
Pelaksanaan razia gabungan dan tes urine berlangsung aman dan tertib. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Lapas Kelas III Dharmasraya dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan pembinaan, memperkuat sinergi dengan APH, serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.









