Kabaminang.com – Alahan Panjang. Badan Pusat Statistik (BPS) terus melakukan pendataan melalui Sensus Ekonomi sebagai upaya memperoleh data yang akurat dan menggambarkan kondisi riil masyarakat, mulai dari kalangan atas hingga kalangan bawah. (senin, 31/08/26)
Pendataan tersebut dilakukan tanpa memandang status sosial masyarakat. Sebab, data menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Kegiatan Sensus Ekonomi ini berlangsung selama lebih dari empat bulan. Dalam pelaksanaannya, para petugas sensus telah dibekali dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan BPS sehingga proses pendataan di lapangan diharapkan dapat berjalan secara terarah dan menghasilkan data yang berkualitas.
Kehadiran petugas sensus di tengah masyarakat juga dinilai memberikan pemahaman mengenai pentingnya data dalam pembangunan. Petugas tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga memberikan informasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan kegunaan data yang dikumpulkan.
Hal tersebut terlihat ketika petugas Sensus Ekonomi mendatangi rumah salah seorang anggota DPRD Kabupaten Solok yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Solok, Hafni Hafiz, di Jalan Gajah Mada, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, pada 25 Agustus 2026.
Hafni Hafiz yang juga dikenal sebagai host kanal YouTube TBH tersebut mengajak masyarakat agar menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.
“Terimalah petugas tersebut dengan baik dan berikan data seakurat mungkin. Data kita dijamin kerahasiaannya oleh negara. Tanpa data yang baik dan benar, mustahil program pemerintah dapat tepat sasaran,” ujar Hafni Hafiz saat ditemui di sela-sela Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok di Arosuka, 28 Agustus 2026.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu memberikan data kepada petugas selama proses pendataan dilakukan sesuai ketentuan. Data yang akurat akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan serta menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Hafni Hafiz yang juga Ketua FORKI Kabupaten Solok itu menilai keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari ketersediaan data yang valid. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang benar menjadi bagian penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
Sementara itu, Nia, salah seorang petugas Sensus Ekonomi untuk wilayah Alahan Panjang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat serta masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses pendataan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh tokoh dan masyarakat yang telah memberikan data yang akurat kepada kami selaku petugas, termasuk Bapak Hafni Hafiz yang telah memberikan informasi terbaik yang kami butuhkan,” ujar Nia.
Ia menyebutkan, khusus untuk wilayah Nagari Alahan Panjang, proses pendataan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
Menurutnya, dukungan masyarakat sangat membantu petugas dalam menyelesaikan proses pendataan sehingga data yang dikumpulkan dapat semakin menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Sensus Ekonomi pada akhirnya bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan bagian penting dalam membangun fondasi perencanaan pembangunan. Data yang akurat dapat menjadi acuan dalam menentukan program, mengukur perkembangan ekonomi, serta mengevaluasi kebijakan pemerintah.
Dengan semangat Satu Data Indonesia, diharapkan data yang dikumpulkan benar-benar dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan dan kepentingan masyarakat.
“Satu Data Indonesia, data akurat untuk pembangunan yang tepat sasaran, demi kemajuan bangsa dan negara.”









