KABAMINANG.com – Dharmasraya. Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 selama periode arus mudik Lebaran mencatat hasil positif di sejumlah daerah. Selama operasi berlangsung, tidak ditemukan laporan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang signifikan, bahkan nihil laporan polisi terkait insiden kecelakaan.
Kepolisian setempat melalui jajaran Satuan Lalu Lintas menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan sejak jauh hari. Upaya tersebut meliputi peningkatan pengawasan di titik rawan, edukasi keselamatan berkendara, hingga dukungan perbaikan infrastruktur jalan guna memperlancar arus mudik.
“Operasi Ketupat tahun ini berjalan optimal. Tidak ada laporan kecelakaan yang menonjol selama periode tersebut. Ini merupakan hasil kerja keras petugas di lapangan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar salah seorang perwira kepolisian, Senin (30/3/2026).
Dinas PUPR Dharmasraya Mulai Rehabilitasi Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama Pulai10 Jul 2026›02
Pelatih Karate Asal Kabupaten Solok Zelly Heryanto Bersama Dua Atlet Wakili Indonesia di Kejuaraan Asia Tenggara SEAKF 2026 di Vietnam.09 Jul 2026›03
DDII Sumbar dan RSI Ibnu Sina Gelar Bakti Sosial, Ratusan Warga Dharmasraya Terbantu08 Jul 2026›Ia menjelaskan, berbagai langkah pencegahan telah dilakukan secara terstruktur guna menekan angka kecelakaan, di antaranya melalui sosialisasi keselamatan, koordinasi lintas instansi, pemasangan rambu dan spanduk peringatan, hingga intensifikasi patroli di jalur utama.
Pihak kepolisian juga mengidentifikasi sejumlah titik rawan kecelakaan yang kemudian ditangani melalui koordinasi dengan instansi terkait, seperti dinas pekerjaan umum dan balai jalan nasional, guna memastikan kondisi jalan lebih aman dilalui pemudik.
Selain perbaikan jalan, petugas turut memasang spanduk peringatan di ruas yang masih dalam kondisi kurang baik. Langkah ini bertujuan agar pengendara lebih waspada serta menyesuaikan kecepatan kendaraan saat melintas.
Dalam patroli rutin, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada pengendara agar beristirahat jika mengalami kelelahan atau mengantuk, sebagai upaya pencegahan kecelakaan akibat faktor manusia.
Disiplin masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dinilai meningkat selama periode mudik. Hal ini terlihat dari penggunaan helm, sabuk pengaman, serta kepatuhan untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
Operasi Ketupat, yang merupakan agenda tahunan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, berakhir dengan catatan menggembirakan. Keberhasilan ini menjadi indikator sinergi yang baik antara aparat dan masyarakat.
Meski demikian, kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keselamatan berkendara, tidak hanya saat musim libur, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari dengan tetap mematuhi peraturan lalu lintas guna menghindari risiko kecelakaan.
“NT”






