OLAHRAGA

Tekanan Meningkat, Xabi Alonso Tetap Didukung Ruang Ganti Real Madrid

×

Tekanan Meningkat, Xabi Alonso Tetap Didukung Ruang Ganti Real Madrid

Sebarkan artikel ini

KABAMINANG.com – Madrid. Nasib pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menjadi sorotan usai timnya menelan kekalahan 1-2 dari Manchester City pada lanjutan Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (11/12/2025) dini hari WIB. Meski hasil ini memperburuk tren negatif Los Blancos, manajemen dan para pemain kompak memberikan dukungan kepada Alonso.

Kekalahan dan Tekanan yang Berkepanjangan

Real Madrid tampil dominan namun gagal memaksimalkan peluang. Gol Erling Haaland dan pemain muda City, O’Reilly, membuyarkan kemenangan Madrid setelah sebelumnya Rodrygo Goes sempat menyamakan kedudukan. Kekalahan ini membuat Madrid tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Pasca pertandingan, spekulasi mengenai pemecatan Alonso menguat. Beberapa media Spanyol bahkan melaporkan bahwa petinggi klub menggelar rapat darurat untuk membahas masa depan pelatih asal Spanyol tersebut. Namun, hingga kini manajemen belum mengambil keputusan drastis.

Dukungan Penuh dari Ruang Ganti

Di tengah tekanan, Xabi Alonso mengaku tetap mendapat dukungan penuh dari skuadnya.

“Saya merasakan dukungan dari para pemain. Kami adalah satu grup yang solid,” tegas Alonso dalam konferensi pers.

Dukungan serupa datang dari bintang Madrid, Jude Bellingham.

“Kami semua berada di belakangnya. Dia adalah pelatih hebat dan kami yakin bisa segera bangkit bersamanya,” ujar Bellingham.

Sikap ini ditegaskan oleh beberapa pemain senior lainnya, yang menolak anggapan adanya keretakan di ruang ganti.

Faktor di Balik Tren Negatif Madrid

Beberapa faktor disebut menjadi penyebab performa menurun Madrid:

1. Badai Cedera
Madrid kehilangan banyak pemain pilar seperti Trent Alexander-Arnold (cedera dua bulan), Eder Militão, David Alaba, dan Dani Carvajal.

2. Kedalaman Skuad Terbatas Cedera berkepanjangan menyingkap kelemahan skuad Madrid. Beberapa pemain pengganti dianggap belum siap tampil di level tertinggi.

3. Konsistensi Performa
Alonso mengakui tim kesulitan tampil konsisten, terutama dalam mengubah dominasi bola menjadi gol kemenangan.

Tiga Laga Penentu Nasib Alonso

Manajemen Real Madrid reportedly menetapkan tiga pertandingan mendatang sebagai momen penghakiman bagi Xabi Alonso. Salah satu laga krusial adalah duel melawan tim penakluk Barcelona.

Meski demikian, sebuah laporan menyebutkan bahwa klub tidak akan terburu-buru memecat Alonso. Mereka masih memercayai proses jangka panjang yang dibangun oleh pelatih 43 tahun tersebut.

Pesan Tenang dari Alonso

Menghadapi tekanan, Alonso mencoba tetap tenang dan fokus pada pekerjaannya.

“Ketika tidak menang di kandang, siulan itu bisa terjadi. Tapi kami justru merasakan energi dari itu untuk memperbaiki diri,” kata Alonso.

Ia menolak berkomentar soal spekulasi masa depannya dan menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah memulihkan performa tim.

“Tujuan kami adalah tampil lebih konsisten, terlepas dari siapa lawan yang kami hadapi,” pungkasnya.

Outlook ke Depan

Meski posisinya sedang dalam tekanan, Xabi Alonso masih memiliki kredit dari manajemen dan dukungan penuh dari para pemain. Tiga pertandingan ke depan akan menjadi penentu apakah ia bisa mempertahankan jabatannya sebagai pelatih Los Blancos.

Di sisi lain, Alonso juga dikaitkan dengan peluang melatih klub lamanya, Liverpool, di masa depan. Namun, ia menegaskan saat ini masih fokus bersama Madrid.

(java)