Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
Kabupaten SolokSUMBAR

Silaturahmi Tak Bertepi, Tokoh Sariak Alahan Tigo Satukan Gagasan untuk Kemajuan Nagari

×

Silaturahmi Tak Bertepi, Tokoh Sariak Alahan Tigo Satukan Gagasan untuk Kemajuan Nagari

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – Solok, 6 September 2026. Silaturahmi tak mengenal batas waktu dan tempat. Kapan, di mana dan dengan siapa pun, silaturahmi dapat terjalin, terutama ketika dilandasi semangat kebersamaan dan keinginan untuk memberikan kontribusi bagi kampung halaman.

Semangat itulah yang tergambar dalam pertemuan sejumlah tokoh asal Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, yang berlangsung santai di salah satu sudut Kota Solok.

Pertemuan tersebut digagas oleh Tosmen Suhendri, S.PT, seorang pengusaha yang telah cukup lama berkiprah di Kalimantan dan kini kembali ke kampung halaman untuk mengembangkan usaha di Kompleks Simpang Pulai, Kota Solok.

Bagi kolega dan putra-putra Sariak Alahan Tigo, Tosmen bukan sosok asing dalam kegiatan silaturahmi. Hampir setiap ada kesempatan berkumpul, dirinya kerap didaulat menjadi salah seorang inisiator untuk mempertemukan para tokoh dan perantau asal satu kampung.

Dalam pertemuan kali ini hadir Herman Syarif, S.Pd, tokoh pendidikan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah Negeri Jorong Teratak Teleng.

Hadir pula Drs. Rusli Intan Sati, MM, mantan Anggota DPRD Kabupaten Solok selama dua periode. Selain pernah berkecimpung di dunia politik, Rusli juga aktif sebagai dosen dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Sumatera Barat. Ia baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan Muktamar NU di Jombang.

Pertemuan semakin menarik dengan hadirnya Camat Hiliran Gumanti, Zul Bakti, S.Pd., MM, yang memiliki pengalaman panjang di dunia pendidikan maupun birokrasi. Zul Bakti juga dipercaya sebagai Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sariak Alahan Tigo.

Diskusi berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban. Tidak ada agenda resmi maupun susunan acara yang kaku. Para tokoh tersebut duduk bersama sambil menikmati teh telur pinang dan cemilan ringan, layaknya suasana diskusi di lapau.

Entah siapa yang memulai pembicaraan, namun obrolan kemudian berkembang menjadi diskusi mengenai berbagai persoalan dan peluang pembangunan. Mulai dari persoalan keagamaan, pemerintahan nagari, pemberdayaan masyarakat, hingga rencana pelaksanaan Silaturahmi Akbar yang direncanakan pada bulan Ramadan mendatang.

Dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut, Tosmen Suhendri bersama Rusli Intan Sati, Zul Bakti dan Herman Syarif juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH dan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade terhadap pembangunan di Nagari Sariak Alahan Tigo.

Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui bantuan pembangunan BTS (Base Transceiver Station) untuk masyarakat serta dukungan terhadap kelancaran pembangunan Masjid Istiqamah dan Masjid Nurul Huda, termasuk berbagai bentuk bantuan lainnya yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Para tokoh tersebut menilai sinergi antara pemerintah daerah, wakil rakyat, tokoh masyarakat, perantau dan masyarakat nagari sangat penting untuk mempercepat pembangunan serta menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Silaturahmi berikutnya direncanakan kembali digelar dengan cakupan yang lebih luas di wilayah Solok dan sekitarnya. Sejumlah tokoh lainnya juga akan diajak bergabung, di antaranya Drs. H. Syahrul Wirdha, MM dan DPR H. Zulkifli, S.Ag., MM, serta para perantau asal Nagari Sariak Alahan Tigo.

“Mudah-mudahan silaturahmi ini diridai Allah SWT dan memberikan manfaat bagi kampung halaman,” ujar Tosmen Suhendri bersama para sahabatnya.

Menurut mereka, silaturahmi bukan sekadar pertemuan untuk bernostalgia atau melepas kerinduan sesama anak nagari. Lebih dari itu, silaturahmi diharapkan menjadi ruang untuk bertukar pikiran, menyatukan gagasan dan merumuskan langkah nyata dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan Nagari Sariak Alahan Tigo.

Canda dan tawa sesekali mewarnai diskusi panjang tersebut. Suasana “lapeh taragak” atau melepas kerinduan dengan sesama putra kampung terasa begitu kuat. Namun di balik suasana santai itu, tersimpan semangat untuk memberdayakan seluruh stakeholder yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan nagari.

Termasuk di dalamnya Anggota DPRD Kabupaten Solok yang berasal dari Nagari Sariak Alahan Tigo, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pendidikan, pemerintahan nagari, pemuda, serta para perantau yang tersebar di berbagai daerah.

Tak terasa malam semakin larut. Teh telur pinang dan cemilan yang menemani diskusi pun akhirnya habis. Satu per satu mereka berpamitan untuk kembali ke tempat masing-masing.

Pertemuan sederhana itu pun berakhir, namun semangat silaturahmi dan gagasan untuk membangun kampung halaman diharapkan tidak ikut berakhir.

Silaturahmi boleh selesai, tetapi persaudaraan dan pengabdian untuk Nagari Sariak Alahan Tigo diharapkan terus berjalan tanpa tepi dan tanpa ujung.

“MB” HUT RI ke-81 Kaba Minang