Kabaminang.com – Arosuka. Untuk menunjang kelancaran Proses Belajar Mengajar (PBM), SD Islam Sarbainah yang berada di Nagari Koto Gaek Guguak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, membangun ruang kelas baru dua tingkat.
Pembangunan tersebut dinilai mendesak mengingat tingginya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SD Islam Sarbainah. Saat ini, jumlah siswa SD Islam Sarbainah telah mencapai 150 orang.
Ketua Yayasan Pendidikan Sarbainah, Mayunir, S.Ag., S.IQ., mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk komitmen yayasan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang layak dan representatif bagi peserta didik.
Karhutla Dharmasraya Terkendali, Kesiapsiagaan Lintas Sektor Diperkuat Hadapi El Nino Godzilla 202604 Sep 2026›02
Cegah Karhutla dari Tingkat Nagari, Dharmasraya Perkuat Pengawasan dan Respons Titik Api03 Sep 2026›03
Peringatan Maulid Nabi di Nagari Cupak, Ustadz Wawan Syafriandi Ajak Jamaah Wujudkan Cinta Rasulullah dengan Lima Perubahan03 Sep 2026›“Alhamdulillah, kebutuhan akan ruang belajar yang nyaman semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah siswa. Target kita adalah membangun empat ruang kelas baru dengan konstruksi dua tingkat. Mohon doa dan dukungan semua pihak agar pembangunan ini berjalan lancar dan cepat selesai,” ujar Mayunir.
Senada dengan itu, Kepala SD Islam Sarbainah, Nellyizati, ST., S.Pd.AUD., menjelaskan bahwa pembangunan ruang kelas baru akan sangat membantu efektivitas PBM sekaligus mendukung pengembangan karakter Islami siswa.
“Kita berharap dengan adanya penambahan ruang kelas baru, SD Islam Sarbainah tentu akan semakin memberikan kenyamanan dan kelancaran PBM,” ujar Ustazah Nelly.
Ketua Komite SD Islam Sarbainah, Masri Abdila Dtk Bagaga Alam, berharap dukungan dari berbagai pihak, baik perantau, pemerintah maupun para dermawan. Terlebih, SD Islam Sarbainah merupakan satu-satunya sekolah dasar Islam yang ada di Nagari Koto Gaek Guguak dan memiliki lokasi yang strategis karena berada dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka.
“Kami dari komite terus berupaya mengajak partisipasi wali murid dan para dermawan. Sebagai satu-satunya SD bernuansa Islam di Nagari Koto Gaek Guguak, tentu kami ingin memberikan yang terbaik. Kami sangat terbuka dan sangat berharap dukungan dari semua pihak,” ungkap Masri.
Ia juga mengajak para dermawan, donatur, serta kaum Muslimin dan Muslimat yang ingin berbagi rezeki untuk turut membantu pembangunan ruang kelas baru tersebut.
“Salurkan donasi, infak dan sedekah terbaik Bapak/Ibu melalui rekening Komite Sekolah Dasar Islam Sarbainah:
Bank BPD Syariah Solok
No. Rek: 7102.0201.09801-1
Untuk konfirmasi informasi, bisa menghubungi Ustaz Mori Candra di nomor 0896-1365-8899,” tambahnya.
Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Sarbainah, Masriwal, M.BG., S.AP., menambahkan bahwa pembangunan ruang kelas baru tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
Sementara itu, pembangunan tersebut juga mendapat perhatian dan apresiasi dari dermawan asal Malaysia. Salah seorang dermawan, Tuan Haji Zainon, bersama sahabatnya, Tuan Haji Hishan, mengaku bangga terhadap perjuangan tim Yayasan Pendidikan Sarbainah yang terus berupaya memajukan pendidikan umat.
Kedua dermawan tersebut turut membantu pembangunan melalui infak sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan Islam di Sukarami Koto Gaek.
“Kami berdoa semoga pembangunan ini berjalan lancar. Saya di Malaysia juga memiliki sekolah atau madrasah setingkat TK, SD, dan SLTP dan sedang berjuang membangun juga,” ujar Tuan Haji Zainon didampingi Tuan Haji Hishan melalui video call.
Ia juga menyampaikan harapan agar hubungan dan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus berlanjut.
“Ustaz Masriwal juga sudah berkunjung ke Pulau Penang, Malaysia, beberapa waktu silam. Semoga tali persaudaraan ini berkekalan hingga dunia dan akhirat,” ujar Tuan Haji Zainon dengan logat Melayu Pulau Penang, Malaysia.
Dengan adanya ruang kelas baru tersebut, diharapkan SD Islam Sarbainah semakin mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Yayasan Pendidikan Sarbainah Sukarami Arosuka saat ini memiliki lembaga pendidikan tingkat TK dan SD dengan jumlah keseluruhan sekitar 190 siswa serta didukung 23 tenaga pengajar dan tenaga administrasi.






