Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
OLAHRAGAPiala Dunia

DINASTI BARU! La Roja Raja Dunia: Spanyol Bungkam Argentina di Final Piala Dunia 2026

×

DINASTI BARU! La Roja Raja Dunia: Spanyol Bungkam Argentina di Final Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – New Jersey, Piala Dunia 2026. Takhta sepak bola dunia resmi kembali ke pelukan Spanyol. Dalam laga final yang menegangkan di Stadion MetLife, New York/New Jersey, Senin (19/7) waktu setempat, tim nasional Spanyol berhasil menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu.

Kemenangan ini memastikan Spanyol merengkuh gelar juara Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka, sekaligus mengukuhkan dominasi absolut La Roja setelah sebelumnya menjuarai Euro 2024.

Drama 120 Menit dan Gol Emas Ferran Torres

Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Spanyol, di bawah asuhan Luis de la Fuente, tetap setia dengan filosofi penguasaan bola yang dominan, sementara Argentina mengandalkan serangan balik cepat.

Momen krusial terjadi pada menit ke-88 ketika gelandang Argentina, Enzo Fernández, menerima kartu merah langsung setelah pelanggaran keras terhadap Pedri. Meski unggul jumlah pemain, Spanyol kesulitan menembus pertahanan gerendel Tim Tango hingga waktu normal berakhir 0-0.

Kebuntuan baru pecah pada menit ke-106. Berawal dari visi jenius Lamine Yamal yang melewati dua pemain di sisi kanan, ia melepaskan umpan tarik yang disambar dengan sepakan voli mematikan oleh Ferran Torres. Bola bersarang di pojok gawang Emiliano Martínez, memicu gemuruh luar biasa dari ribuan pendukung Spanyol yang memadati stadion.

Rodri: Jenderal Lapangan Tengah Terbaik Dunia

Kapten tim, Rodri, dinobatkan sebagai Man of the Match sekaligus pemain terbaik turnamen. Ia menjadi poros yang memutus semua aliran serangan Argentina dan mencatatkan rekor akurasi operan 96% sepanjang pertandingan final.

“Kami tahu ini akan sulit, tetapi kami memiliki keyakinan pada gaya main kami. Ini bukan hanya tentang kemenangan, ini tentang era baru sepak bola Spanyol,” ujar Rodri dalam wawancara pasca-pertandingan dengan emosional.

Pencapaian Langka: Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia

Dengan trofi ini, Luis de la Fuente mencatatkan namanya dalam buku sejarah sebagai pelatih yang mampu membawa Spanyol mengawinkan gelar juara Eropa (2024) dan juara dunia (2026) secara beruntun, mengulang kejayaan generasi emas 2008-2012.

“Kami memiliki perpaduan sempurna antara pemain berpengalaman dan bakat muda seperti Lamine dan Cubarsí. Masa depan tim ini masih sangat panjang,” puji De la Fuente kepada skuatnya

Madrid Bersiap Menyambut Pahlawan

Di Spanyol, jutaan orang turun ke jalanan Plaza de Cibeles, Madrid, untuk merayakan kemenangan ini. Pemerintah Spanyol telah mengumumkan hari libur nasional tidak resmi untuk menyambut kedatangan bus terbuka para pemain yang dijadwalkan mendarat pada Selasa sore.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri perdebatan tentang siapa tim terbaik dunia saat ini. Dengan sepak bola indah namun efektif, Spanyol resmi memulai kembali dinasti mereka di panggung internasional.

“java”