Kabaminang.com Koto Baru , 20/6/2026, SMP Negeri 2 Kubung menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan kegiatan penerimaan rapor akhir tahun dan kenaikan kelas pada Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh siswa, majelis guru, tenaga kependidikan, serta para orang tua dan wali murid.
Kepala SMPN 2 Kubung, Afridel DN, S.Th.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan penerimaan rapor menjadi sarana yang tepat untuk melakukan evaluasi, baik terhadap capaian akademik maupun perkembangan karakter peserta didik.



Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi belajar, tetapi juga pembentukan kepribadian dan akhlak yang mulia. Karena itu, SMPN 2 Kubung terus berkomitmen mewujudkan moto sekolah, yaitu “Religius, Berkarakter dan Beradab.”
Menurut Afridel DN, moto tersebut bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga sekolah. Ia berharap para siswa tidak hanya mengalami peningkatan prestasi belajar, tetapi juga menunjukkan perkembangan akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama.
“Keberhasilan pendidikan bukan hanya dilihat dari nilai rapor, tetapi juga dari terbentuknya karakter yang baik, akhlak yang mulia, serta kepatuhan kepada agama dan orang tua. Mari kita jadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk bersama-sama membimbing anak-anak menjadi generasi yang religius, berkarakter dan beradab, sesuai dengan moto yang menjadi pedoman SMPN 2 Kubung,” ungkapnya.
Afridel DN juga mengajak para orang tua untuk terus memperkuat kerja sama dengan pihak sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak, sehingga terjalin sinergi yang baik antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di lingkungan keluarga.
Pada kesempatan yang sama, Wawan Syafriandi, S.Pd., Da’i Muda Solok, menyampaikan tausiyah bertema “Lima Perubahan yang Harus Dilakukan dalam Momentum Tahun Baru Islam 1448 H.” Dalam ceramahnya, ia mengajak para siswa untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, hijrah yang dicontohkan Rasulullah ﷺ bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan perubahan menuju kondisi yang lebih baik dalam keimanan, akhlak, dan kehidupan sehari-hari.
Wawan Syafriandi menjelaskan bahwa terdapat lima perubahan penting yang perlu dilakukan oleh generasi muda Muslim. Pertama, meningkatkan totalitas kepatuhan dan ketaatan kepada Allah SWT melalui pelaksanaan ibadah yang lebih baik, menjaga shalat, membaca Al-Qur’an, dan berbakti kepada orang tua.
Kedua, menumbuhkan semangat dalam menuntut ilmu dan memperluas wawasan. Ia mengingatkan bahwa Islam sangat memuliakan ilmu pengetahuan sehingga para pelajar harus memanfaatkan masa muda untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, serta menggunakan teknologi secara bijak untuk mendukung pembelajaran.
Ketiga, melakukan perbaikan akhlak. Menurutnya, ilmu yang tinggi harus dibarengi dengan akhlak yang mulia, baik kepada Allah SWT, orang tua, guru, maupun sesama teman.
Keempat, bijak menggunakan waktu dan menjauhi pergaulan negatif. Para siswa diajak untuk mengisi masa muda dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti belajar, beribadah, membantu orang tua, serta memilih lingkungan pergaulan yang dapat membawa kepada kebaikan.
Kelima, memakmurkan masjid sebagai benteng iman generasi penerus. Ia menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter, pendidikan, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Di akhir tausiyahnya, Wawan Syafriandi mengajak seluruh siswa untuk menjadikan Tahun Baru Islam 1448 H sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik, lebih taat kepada Allah SWT, lebih semangat menuntut ilmu, berakhlak mulia, serta aktif dalam kegiatan keagamaan.
Kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di SMPN 2 Kubung tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme. Selain menjadi sarana refleksi dan pembinaan spiritual, kegiatan ini juga memperkuat komitmen sekolah dalam melahirkan generasi yang unggul sesuai moto sekolah, yaitu “Religius, Berkarakter dan Beradab.”(KBM)
✦ Pilihan Redaksi ✦











