KABAMINANG.com – Arosuka. Rapat Kerja Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Solok bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari berlangsung dinamis dan penuh pembahasan strategis terkait persiapan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Solok. 25/2026
Rapat Tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir didampingi wakil ketua Armen Plani.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek menjadi perhatian serius mulai dari tahapan pelaksanaan, kesiapan anggaran, regulasi Pilwana hingga klausul penerapan E-voting yang tertuang dalam Peraturan Daerah.



Pilwana serentak yang akan dilaksanakan di 23 Nagari yang tersebar pada 11 Kecamatan menjadi perhatian utama DPRD sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Pimpinan DPRD menegaskan bahwa pelaksanaan Pilwana harus berjalan demokratis, transparan, aman serta mampu melahirkan pemimpin nagari yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.
Dalam pemaparannya, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari DR. Hendrianto menjelaskan tahapan-tahapan pelaksanaan Pilwana mulai dari pembentukan panitia, verifikasi administrasi calon, penetapan daftar pemilih, masa kampanye hingga pelaksanaan pemungutan suara. Selain itu juga dibahas kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi persoalan di lapangan.
Pembahasan mengenai anggaran juga menjadi perhatian serius anggota DPRD. Sejumlah anggota meminta agar penggunaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien dan tepat sasaran tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan Pilwana. DPRD juga mengingatkan agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan serta tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Suasana rapat semakin hidup ketika pembahasan menyentuh klausul E-voting dalam Perda Pilwana. Sejumlah anggota DPRD memberikan berbagai masukan, kritik, saran serta pertanyaan terkait kesiapan daerah dalam menerapkan sistem pemungutan suara berbasis elektronik tersebut.
Beberapa anggota menyoroti kesiapan infrastruktur jaringan, kemampuan sumber daya manusia, keamanan data hingga tingkat pemahaman masyarakat terhadap sistem E-voting.
Selain itu, anggota DPRD juga meminta pemerintah daerah benar-benar melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kebingungan saat pelaksanaan Pilwana nanti.
Pengawasan terhadap netralitas panitia, aparatur nagari serta potensi konflik sosial juga menjadi perhatian penting dalam rapat kerja tersebut.
Raker ini menjadi bentuk keseriusan DPRD Kabupaten Solok dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memastikan seluruh tahapan Pemilihan Wali Nagari serentak berjalan sesuai regulasi, aspiratif dan mampu menciptakan stabilitas pemerintahan nagari yang lebih baik ke depan.
Dengan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, diharapkan Pilwana serentak di Kabupaten Solok dapat berlangsung sukses, aman dan demokratis.
Hadir dalam rapat Kerja tersebut,Ketua DPRD, Wakil Ketua, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Senior ekskutif, Staf Ahli, Sekretaris DPRD, jajaran DPMN,dan tenaga Ahli DPRD.
“MB”








