KABAMINANG.com – Dharmasraya. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo turun langsung ke lapangan meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Dharmasraya, Rabu (6/5/2026). Kunjungan kerja itu difokuskan untuk memastikan percepatan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Di lokasi proyek, Dody menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan fisik biasa. Program ini merupakan instrumen strategis pemerintah dalam memeratakan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat di kawasan yang selama ini kekurangan fasilitas layak belajar.
“Sekolah ini harus dibangun dengan kualitas baik, aman, dan nyaman. Anak-anak berhak mendapat lingkungan belajar yang layak,” tegasnya di hadapan para kontraktor dan pelaksana lapangan di tengah guyuran hujan yang semakin deras.



Fakta Menarik
Progres pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya baru mencapai 9 persen per 5 Mei 2026, namun pemerintah menargetkan rampung akhir Juni menjadikannya salah satu proyek pendidikan dengan jadwal percepatan paling ketat dalam program prioritas Presiden Prabowo.
Berdasarkan data per Selasa (5/5) sore, progres pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya baru menyentuh angka 9 persen. Dody langsung menetapkan ritme kerja harian yang lebih ketat minimal dua persen kemajuan per hari agar proyek tidak meleset dari jadwal.
“Kalau hari ini 1,5 persen, besok harus dua persen, gitu seterusnya. Sekarang kita bicara progres harian, bukan mingguan,” ujarnya lugas.
Pemerintah menargetkan Sekolah Rakyat Tahap II di Dharmasraya rampung pada Juni 2026, sehingga siap beroperasi ketika tahun ajaran baru dimulai Juli mendatang.
Dody menginstruksikan satgas percepatan, kontraktor, hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk memperkuat koordinasi harian demi memastikan setiap target terpenuhi.
Selain memantau progres fisik, Menteri PU juga berdialog langsung dengan masyarakat dan tenaga pendidik setempat guna menyerap aspirasi terkait kebutuhan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi penyempurnaan program secara nasional.
Dody menekankan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto sejak dilantik. Program ini dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk memberantas kemiskinan ekstrem sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Kementerian PU akan semaksimal mungkin memastikan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh titik rampung sesuai target,” katanya.
Dalam kunjungan itu, Menteri PU didampingi Anggota DPR RI Zigo Rolanda, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
“NT”







