Pembinaan Kemandirian Terus Diperkuat
KABAMINANG.com – Dharmasraya, Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Dharmasraya mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian melalui penanaman bibit cabai di lahan pertanian lapas. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membekali keterampilan produktif yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas. (Kamis, 23/04/26)
Petugas lapas langsung mendampingi seluruh proses kegiatan sejak awal hingga selesai. Mereka mengarahkan warga binaan agar memahami setiap tahapan secara praktis dan terstruktur.
Proses Dimulai dari Pengolahan Lahan
Warga binaan memulai kegiatan dengan mengolah lahan pertanian yang tersedia di dalam area lapas. Mereka membersihkan lahan, menggemburkan tanah, lalu menyiapkan media tanam dengan baik.
Setelah itu, mereka menanam bibit cabai secara teratur sesuai arahan petugas. Mereka juga langsung mempraktikkan teknik penanaman yang benar agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Antusiasme Warga Binaan Terlihat Jelas
Warga binaan menunjukkan semangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, mengikuti arahan, dan mencoba setiap tahapan tanpa ragu.
Selain itu, mereka bekerja sama dalam kelompok kecil sehingga suasana kegiatan terasa lebih hidup dan penuh kebersamaan.
Perawatan Tanaman Jadi Fokus Lanjutan
Setelah penanaman, warga binaan melanjutkan kegiatan dengan merawat tanaman cabai. Mereka menyiram, membersihkan gulma, dan memantau kondisi tanaman secara rutin.
Petugas terus memberikan arahan agar warga binaan memahami pentingnya perawatan dalam menghasilkan tanaman yang berkualitas.
Program Pembinaan Berjalan Berkelanjutan
Kepala Sub Seksi Pembinaan, Darmes Saputra Tanjung, menegaskan bahwa program ini berjalan secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya ingin memastikan warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan nyata yang bisa mereka gunakan di masa depan.
Keterampilan Jadi Bekal Setelah Bebas
Menurutnya, kegiatan pertanian seperti ini memiliki nilai praktis yang tinggi. Warga binaan dapat memanfaatkan keterampilan tersebut untuk membuka peluang usaha setelah kembali ke masyarakat.
Ia juga menilai bahwa keterampilan sederhana seperti bercocok tanam dapat membantu mereka membangun kemandirian secara ekonomi.
Read More:
- 1 Selokan Tersumbat, Air Masuk ke Kelas SMKN 2 Lembah Gumanti, Sekolah Butuh Penanganan Cepat
- 2 Lapas Dharmasraya Deklarasikan Zero Halinar, Perkuat Komitmen Bersih dari Praktik Terlarang
- 3 Menu MBG Diduga Mengandung Belatung dan Buah Busuk, Warga Keluhkan Kualitas Makanan Sekolah
Komitmen Lapas Terus Diperkuat
Sementara itu, Kepala Lapas, Ferdika Canra, menegaskan komitmen dalam menjalankan program pembinaan yang produktif.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong kegiatan yang aplikatif agar warga binaan mendapatkan manfaat nyata selama menjalani masa pembinaan.
Dorong Kepercayaan Diri Warga Binaan
Ia juga menilai bahwa kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan diri warga binaan. Mereka belajar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat melalui kerja nyata.
Dengan begitu, mereka memiliki kesiapan mental untuk kembali ke lingkungan sosial setelah masa pidana selesai.
Dukung Program Ketahanan Pangan
Selain membekali keterampilan, kegiatan ini juga mendukung program ketahanan pangan di lingkungan lapas. Hasil pertanian dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan internal.
Dengan cara ini, lapas tidak hanya melakukan pembinaan, tetapi juga menciptakan sistem yang lebih mandiri.
Kegiatan Berjalan Tertib dan Lancar
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Petugas mengawasi jalannya kegiatan untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana.
Warga binaan tetap mengikuti aturan yang berlaku selama kegiatan berlangsung tanpa kendala berarti.
Lingkungan Positif Terus Dibangun
Melalui program ini, Lapas Dharmasraya terus menciptakan lingkungan pembinaan yang positif dan produktif. Mereka ingin membangun budaya kerja yang bermanfaat bagi warga binaan.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam memberdayakan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan kepercayaan diri yang lebih baik.
“NT”








