KABAMINANG.com – Dharmasraya. Stand Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dharmasraya menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam Bazar UMKM yang digelar Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (18/4/2026). Bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP), Lapas menghadirkan beragam produk kreatif hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Berbeda dari stand lainnya, produk yang ditampilkan bukan sekadar hasil usaha biasa. Mulai dari kerajinan hiasan berbahan batok kelapa, pot tanaman dari kertas ceki, hingga aneka olahan seperti telur itik, keripik bawang putih, dan brownies, semuanya merupakan buah tangan warga binaan yang dibina melalui program kemandirian.
Kepala Lapas Dharmasraya, Ferdika Canra, yang hadir bersama Ketua DWP, Dewi Ferdika, menegaskan bahwa keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya membuka ruang bagi WBP untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada masyarakat.
“Ini bukan hanya soal menjual produk, tetapi bagaimana warga binaan bisa membuktikan bahwa mereka mampu berkarya dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Partisipasi dalam bazar ini menjadi momentum penting untuk mengubah stigma. Produk-produk yang ditampilkan menunjukkan bahwa di balik tembok lapas, warga binaan tetap produktif dan kreatif. Bahkan, sejumlah pengunjung tampak antusias membeli hasil karya tersebut.
Selain sebagai ajang promosi, keikutsertaan Lapas Dharmasraya juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi perekonomian daerah, tetapi juga bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.
Read More:
- 1 Wakapolda Sumbar Beri Arahan ke Polres Dharmasraya, Tekankan Soliditas dan Profesionalisme
- 2 Rapat Koordinasi Persiapan Pemberangkatan Jamaah Haji 2026, Kemenag Kabupaten Solok Matangkan Kesiapan Layani 196 Jamaah
- 3 Wagub DKI Rano Karno Resmikan Gedung Soekarno M. Noor di UIN Bukittinggi, Dukung Status Daerah Istimewa
Bazar UMKM yang berlangsung hingga 19 April 2026 ini diikuti berbagai pelaku usaha lokal. Tingginya minat pengunjung terhadap produk WBP menjadi sinyal bahwa karya mereka memiliki peluang bersaing di pasar.
Melalui kegiatan ini, Lapas Dharmasraya berharap keterampilan yang dimiliki warga binaan dapat menjadi bekal nyata saat mereka kembali ke masyarakat, sekaligus membuka jalan menuju kehidupan yang lebih mandiri.
Sementara itu, Bupati Annisa Suci Ramadhani memberikan dukungan kepada Kalapas dan seluruh warga binaan yang turut tampil dalam kegiatan bazar ini.
“Kita bangga dengan segala hasil karya warga binaan. Semoga saat mereka kembali ke tengah masyarakat nanti, bisa mengembangkan hasil karyanya,” ujar Bupati.
“NT”







