DharmasrayaSUMBAR

Seleksi Paskibraka Dharmasraya Masuki Tahap Krusial, Ratusan Peserta Jalani Tes Kesehatan dan Parade

×

Seleksi Paskibraka Dharmasraya Masuki Tahap Krusial, Ratusan Peserta Jalani Tes Kesehatan dan Parade

Sebarkan artikel ini

KABAMINANG.com – Dharmasraya — Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Dharmasraya terus berlanjut. Sebanyak 114 peserta yang telah lolos tahapan tes berbasis komputer (CAT) kini memasuki tahap lanjutan berupa seleksi kesehatan dan parade.

Tahapan ini dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Dharmasraya pada Senin (13/4/2026). Seleksi tersebut menjadi salah satu fase penentu dalam menjaring putra-putri terbaik daerah.

Seleksi kesehatan dan parade dikenal sebagai tahapan krusial karena menjadi filter utama dalam menilai kesiapan fisik para peserta. Standar yang digunakan mengacu pada ketentuan nasional bagi calon anggota Paskibraka.

Dalam tahap kesehatan, para peserta menjalani pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan oleh tim dari Dinas Kesehatan Dharmasraya. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kesehatan mata seperti buta warna dan visus, hingga kondisi gigi dan mulut.

Selain itu, peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan dalam untuk memastikan tidak ada riwayat penyakit serius. Langkah ini penting guna mengantisipasi risiko selama menjalani latihan fisik yang intensif.

Salah seorang panitia seleksi dari Kesbangpol Dharmasraya menegaskan bahwa aspek kesehatan menjadi prioritas utama dalam proses seleksi ini.

“Kesehatan adalah harga mati. Kami tidak ingin mengambil risiko, sehingga pemeriksaan dilakukan secara teliti oleh tim dokter ahli,” ujarnya.

Tidak hanya kesehatan, peserta juga mengikuti seleksi parade yang melibatkan tim penilai dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta Dewan Pembina PPI (DPPI).

Pada tahap parade, penilaian difokuskan pada postur tubuh dan keserasian fisik. Setiap peserta diperiksa secara detail, mulai dari tinggi badan, kesimetrisan bahu, bentuk tulang belakang, hingga kondisi kaki.

Seorang instruktur menyebutkan bahwa Paskibraka merupakan representasi daerah dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus.

“Selain mental yang kuat, mereka harus memiliki postur tubuh yang ideal dan cara berjalan yang baik. Estetika baris-berbaris menjadi salah satu penilaian utama,” katanya.

Seleksi kesehatan dan parade ini menggunakan sistem gugur. Peserta yang tidak memenuhi syarat, seperti tinggi badan minimal putra 165 cm dan putri 160 cm atau memiliki kendala kesehatan permanen, tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

“NT”