⚠ Bencana Alam
Material pasir dan kerikil menerjang badan jalan setinggi 70 cm, sekaligus menghantam truk bermuatan sembako. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa.
🕞 Pukul 03.30 WIB
📍 Kab. Solok, Sumbar
✍ Redaksi Kabaminang
Tinggi Material
Lebar Tutupan
Estimasi Kerugian
Korban Jiwa
Bencana alam tanah longsor menerjang kawasan Jorong Kayu Aro, Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok pada Selasa, 21 April 2026, sekira pukul 03.30 WIB. Longsor yang dipicu curah hujan tinggi itu menyapu badan Jalan Alahan Panjang–Surian, membawa material berupa pasir dan kerikil setinggi 70 sentimeter dengan lebar tumpukan mencapai 15 meter. Akibatnya, jalur vital penghubung dua kawasan tersebut lumpuh total dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Tidak hanya menutup jalan, derasnya arus material longsor juga menghantam satu unit mobil Mitsubishi Cold Diesel Canter yang sedang melintas di lokasi tersebut. Truk bermuatan barang-barang Pedagang Nasional Domestik (PND) itu tak mampu menghindari terjangan longsoran dan akhirnya terbalik di badan jalan. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan muatan sembako di dalamnya ikut rusak, pengemudi dikabarkan selamat tanpa korban jiwa.
— Identitas Pengemudi
| Nama | Wisma Putra |
| Suku | Minang |
| Usia | 52 Tahun |
| Pekerjaan | Sopir |
| Alamat | Jorong Kapalo Bukik, Nagari Koto Baru, Kec. Sungai Pagu, Kab. Solok Selatan |
Read More:
- 1 Potensi 350 Lulusan SLTP per Tahun, Tokoh Sungai Nanam Ajak Sekolahkan Anak ke SMAN 2 dan SMKN 2 Lembah Gumanti
- 2 Wakapolda Sumbar Beri Arahan ke Polres Dharmasraya, Tekankan Soliditas dan Profesionalisme
- 3 Dharmasraya Waspadai Alih Fungsi Lahan Sawah, Ancaman Ketahanan Pangan Jadi Sorotan
— Penyebab Longsor
Longsor di dekat Pondok Sate Lolo ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Lembah Gumanti dalam beberapa jam sebelum kejadian. Kondisi lereng yang jenuh air menyebabkan tanah tidak mampu menahan beban, sehingga material longsor mengalir deras ke badan jalan dan menyeret segala yang ada di lintasannya. Kawasan Lembah Gumanti memang dikenal sebagai salah satu daerah rawan longsor di Kabupaten Solok, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.
— Respons Cepat Kepolisian dan Warga
Tindakan yang Telah Dilakukan
- Mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)
- Pendataan dan dokumentasi kejadian
- Pendataan korban dan perkiraan kerugian
- Pembersihan material bersama masyarakat setempat
- Koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan instansi terkait
- Evakuasi kendaraan Canter yang terbalik dari lokasi kejadian
Aparat kepolisian yang mendapat laporan segera bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta instansi terkait. Bersama warga setempat, petugas langsung bergotong-royong membersihkan material longsor yang memenuhi badan jalan. Proses pembersihan berjalan cukup cepat berkat tingginya semangat kebersamaan masyarakat yang ikut turun tangan.
Kendaraan Canter yang terbalik pun berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian setelah tim melakukan penanganan di lapangan. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp50 juta, meliputi kerusakan pada unit kendaraan dan muatan sembako yang tak bisa diselamatkan.
— Kondisi Terkini
Per laporan yang diterima redaksi, Jalan Alahan Panjang–Surian kini sudah kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat setelah seluruh material longsor berhasil dibersihkan. Masyarakat yang membutuhkan akses melewati jalur tersebut sudah bisa beraktivitas normal kembali.
Meski demikian, pengendara tetap diimbau untuk berhati-hati, terutama saat hujan turun, mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan ekstra di kawasan rawan longsor, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.







