Kabaminang.com – Solok. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M yang digelar SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Solok berlangsung khidmat dan penuh antusias, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SPNF SKB Kota Solok tersebut menghadirkan Ustadz Wawan Syafriandi, S.Pd., Da’i Muda Solok, sebagai narasumber.
Peringatan Maulid Nabi diikuti peserta didik Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA, serta seluruh karyawan dan karyawati SPNF SKB Kota Solok.
Pawai Budaya HUT RI ke-81 Meriahkan Sikabau, Tradisi dan Kreativitas Warga Tampil Bersama27 Agu 2026›02
BPK Temukan Kelebihan Bayar di DPRD Dharmasraya, Dua Anggota Dewan Masih Proses Pengembalian27 Agu 2026›03
Lapas Kelas III Dharmasraya Gelar Apel Peningkatan Kewaspadaan Antisipasi Unjuk Rasa dan Dampak Karhutla27 Agu 2026›Dalam tausiyahnya, Ustadz Wawan Syafriandi mengajak seluruh peserta menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau.
Menurutnya, mencintai Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menuntut ilmu, menghormati guru, menjaga hubungan dengan sesama, berkata jujur, disiplin, serta membiasakan diri menerapkan akhlak yang baik.
Penyampaian tausiyah berlangsung secara komunikatif sehingga peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan juga menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus memperbaiki diri dan membangun karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Pihak SPNF SKB Kota Solok berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan peserta didik maupun seluruh keluarga besar lembaga.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali mengenal Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah, sekaligus menumbuhkan semangat untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya memiliki ilmu dan keterampilan, tetapi juga memiliki iman, akhlak, karakter, dan kepedulian terhadap sesama.
Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan keteladanan beliau dalam kehidupan.






