DharmasrayaSUMBAR

Pemkab Dharmasraya Pantau Harga Sembako, Mayoritas Komoditas Masih Stabil

×

Pemkab Dharmasraya Pantau Harga Sembako, Mayoritas Komoditas Masih Stabil

Sebarkan artikel ini

Dharmasraya, KABAMINANG.comPemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pangan dan Perikanan memastikan harga bahan kebutuhan pokok di wilayah tersebut masih relatif stabil menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pemantauan yang dilakukan sekitar 10 hari sebelum Lebaran menunjukkan ketersediaan dan harga sembako di pasar tradisional belum mengalami lonjakan signifikan.

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Dharmasraya, Hasto Kuncoro, mengatakan hasil pengecekan petugas di Pasar Tradisional Ampalu menunjukkan pergerakan harga sejumlah komoditas masih dalam batas wajar jika dibandingkan dengan kondisi pada pekan sebelumnya.

Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga. Beberapa bahan pangan tercatat mengalami kenaikan, sementara komoditas lain justru mengalami sedikit penurunan seiring dinamika pasokan di pasar.

Ia menyebutkan komoditas yang mengalami kenaikan antara lain cabai hijau dan gula pasir. Harga cabai hijau saat ini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram, sedangkan gula pasir naik dari Rp18.000 menjadi Rp19.000 per kilogram. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga untuk memastikan stabilitas pasokan menjelang Lebaran.

Sejumlah komoditas hortikultura di pasar tradisional dilaporkan mengalami penurunan harga dalam beberapa hari terakhir. Tomat, misalnya, kini dijual sekitar Rp13.000 per kilogram dari sebelumnya Rp15.000 per kilogram. Penurunan harga juga terjadi pada komoditas kentang yang turun dari Rp15.000 menjadi Rp13.000 per kilogram.

Selain itu, harga buah jeruk juga tercatat mengalami koreksi harga. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp20.000 per kilogram, kini komoditas tersebut dijual sekitar Rp15.000 per kilogram di tingkat pedagang.

Di tengah penurunan pada beberapa komoditas tersebut, sebagian besar bahan pangan pokok lainnya masih berada dalam kondisi relatif stabil. Harga beras kualitas I tercatat bertahan di kisaran Rp19.000 per kilogram, beras lokal Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras kualitas II masih berada di angka Rp15.000 per kilogram.

Harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok lainnya di wilayah tersebut juga terpantau belum mengalami perubahan. Cabai merah masih berada di kisaran Rp50.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, serta bawang putih Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi tercatat Rp140.000 per kilogram, telur ayam ras Rp1.900 per butir, dan minyak goreng curah Rp18.000 per liter.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga bahan pokok di pasar tradisional, khususnya selama bulan Ramadan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga sekaligus menjamin ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan secara berkala guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan, termasuk menjelang Idulfitri.

Ia berharap kondisi harga kebutuhan pokok yang relatif stabil saat ini dapat terus bertahan hingga Lebaran, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap harga sembako tetap stabil sampai Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

“NT”