Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
MotoGpOLAHRAGA

Hasil Sprint MotoGP Inggris 2026: Jorge Martin Menang, Aprilia Sapu Bersih Podium

×

Hasil Sprint MotoGP Inggris 2026: Jorge Martin Menang, Aprilia Sapu Bersih Podium

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – Silverstone. Jorge Martin tampil luar biasa pada Sprint MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Sabtu (8/8/2026). Pembalap Aprilia Racing tersebut berhasil mengamankan kemenangan setelah memimpin balapan sejak awal hingga melewati garis finis.

Martin tidak hanya menjadi pemenang Sprint, tetapi juga membawa Aprilia mencatat sejarah dengan menempatkan tiga pembalapnya di tiga posisi teratas. Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia finis kedua, sedangkan Marco Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga. MotoGP menyebut hasil tersebut sebagai Sprint 1-2-3 pertama Aprilia.

Martin menyelesaikan 10 lap Sprint dengan waktu 19 menit 49,062 detik. Ogura tertinggal 1,530 detik, sementara Bezzecchi finis 3,974 detik di belakang rekan sesama pembalap Aprilia.

Martin Langsung Tancap Gas

Begitu lampu start padam, Jorge Martin langsung mempertahankan posisi terdepan. Pole position yang diraihnya beberapa jam sebelumnya menjadi modal penting bagi pembalap Spanyol tersebut untuk mengendalikan jalannya Sprint.

Martin sebelumnya merebut pole position setelah mengalahkan Raul Fernandez dalam duel kualifikasi yang sangat ketat. Selisih keduanya hanya 0,021 detik.

Dari posisi terdepan, Martin mampu menjaga ritme sejak lap pertama. Ia tidak memberikan kesempatan kepada para rival untuk melakukan serangan serius di tikungan-tikungan cepat Silverstone.

Di belakangnya, Ai Ogura menjadi pembalap yang paling konsisten menjaga jarak. Rider Trackhouse Aprilia tersebut berusaha mempertahankan tekanan terhadap Martin, tetapi kecepatan Martin membuat posisi pertama relatif aman.

Aprilia Mulai Membuka Jarak

Memasuki pertengahan Sprint, dominasi Aprilia semakin terlihat.
Martin tetap berada di posisi pertama, Ogura menguntit di posisi kedua, sementara Bezzecchi bertahan di urutan ketiga. Ketiganya secara perlahan menjauh dari rombongan Ducati dan KTM di belakang.

Situasi tersebut membuat pertarungan utama Sprint berubah. Bukan lagi perebutan kemenangan, tetapi persaingan untuk menjadi pembalap non-Aprilia terbaik.

Alex Marquez akhirnya menjadi pembalap Ducati terbaik dengan finis keempat. Ia menyelesaikan balapan 6,956 detik di belakang Martin.

Fabio Di Giannantonio mengikuti di posisi kelima dengan selisih 8,651 detik, disusul Pedro Acosta di posisi keenam.

Persaingan di Belakang Podium

Joan Mir berhasil membawa Honda HRC finis ketujuh, sedangkan Franco Morbidelli mengamankan posisi kedelapan. Marc Marquez harus puas berada di posisi kesembilan.

Hasil Marc menjadi salah satu kejutan terbesar Sprint Silverstone. Pembalap Ducati Lenovo tersebut tidak mampu menunjukkan kecepatan yang biasanya menjadi kekuatannya.

Marc bahkan harus berjuang keras mempertahankan posisinya di lap-lap terakhir. Kondisi tersebut menggambarkan betapa sulitnya performa Ducati pada Sprint kali ini. Laporan MotoGP juga menyoroti Sprint yang berat bagi Marc Marquez.

Marc Marquez Terlempar dari Lima Besar

Marc Marquez sebenarnya datang ke Silverstone dengan posisi penting dalam persaingan klasemen. Namun Sprint kali ini tidak berjalan sesuai harapan.

Rider Ducati Lenovo tersebut hanya mampu finis kesembilan dengan gap 13,965 detik dari Martin.

Sementara itu, Francesco Bagnaia mengalami hasil yang lebih buruk. Juara dunia tersebut harus menyelesaikan Sprint di posisi 17, membuat Ducati Lenovo gagal menempatkan kedua pembalap pabrikannya di kelompok depan.

Performa tersebut menjadi perhatian besar menjelang balapan utama. Silverstone merupakan lintasan cepat yang sangat menuntut stabilitas motor, terutama ketika ban mulai kehilangan performa.

Jorge Martin Tak Tersentuh Sampai Finis

Memasuki lap terakhir, Martin sudah memiliki keunggulan yang cukup untuk mengontrol balapan.

Ogura tetap berada di posisi kedua, sedangkan Bezzecchi menjaga jarak dari pembalap-pembalap di belakangnya.

Tidak ada drama besar di barisan terdepan. Martin kemudian melewati garis finis sebagai pemenang Sprint MotoGP Inggris 2026.

Kemenangan tersebut sekaligus mempertegas performa Aprilia di Silverstone. Tiga motor Aprilia menguasai seluruh podium, sementara pembalap Ducati terbaik hanya mampu finis keempat.

Modal Besar Martin Menuju Race Utama

Kemenangan Sprint menjadi modal penting bagi Jorge Martin sebelum menghadapi balapan utama MotoGP Inggris.

Aprilia menunjukkan paket yang sangat kuat di Silverstone. Martin mampu memanfaatkan pole position, Ogura tampil konsisten di posisi kedua, sedangkan Bezzecchi melengkapi dominasi pabrikan asal Noale tersebut.

Namun, Sprint hanya berlangsung 10 lap. Balapan utama akan berlangsung lebih panjang sehingga persoalan konsumsi ban, konsistensi pace, dan strategi akan menjadi faktor yang jauh lebih menentukan.

Dengan performa yang ditunjukkan pada Sabtu, Jorge Martin kini menjadi salah satu favorit kuat untuk kembali memperebutkan kemenangan pada balapan utama di Silverstone.

“java” HUT RI ke-81 Kaba Minang