KABAMINANG.com – Arosuka, 9 April 2026. Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 berlangsung khidmat melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok, Kamis (9/4/2026). Kabupaten Solok yang kini telah berusia 113 tahun, setiap tahunnya diperingati pada tanggal 9 April.
Di tengah era efisiensi, peringatan hari jadi tahun ini dilaksanakan secara sederhana namun tetap sarat makna, tanpa mengurangi esensi dari peringatan tersebut sebagai momentum refleksi dan evaluasi pembangunan daerah.
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, didampingi Wakil Ketua Armen Plani dan Mukhlis.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kabupaten Solok. Kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ulil Amri Dasmi, serta doa yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Zulkifli. Prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Ketua DPRD.
Acara kemudian menampilkan kilas balik perjalanan Kabupaten Solok selama tahun 2025 yang memuat berbagai capaian kinerja pemerintah daerah di berbagai sektor pembangunan.
Dalam pidatonya, Ketua DPRD Ivoni Munir menyampaikan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Solok sejak 9 April 1913 hingga ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Hari Jadi Kabupaten Solok. Ia juga mengulas perjalanan kepemimpinan daerah hingga saat ini di bawah kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati Candra.
“Hari jadi bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum refleksi perjalanan serta merumuskan langkah ke depan.

Dengan usia 113 tahun, mari kita terus bersatu, bekerja sama dan berinovasi. Jangan lupa sejarah dan jangan takut menghadapi masa depan yang penuh tantangan,” ujar Ivoni.
Ia juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, DPRD bersama Pemerintah Daerah telah mengesahkan 9 Peraturan Daerah yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan kepastian hukum di daerah.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Syamsu Rahim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memberikan masukan dan saran bagi pembangunan daerah ke depan.
Ia menekankan pentingnya pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pemerintahan, ekonomi hingga infrastruktur. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kekompakan dalam kepemimpinan di semua tingkatan.
“Perlu menghindari turbulensi kepemimpinan antara pimpinan dan wakilnya. Kekompakan adalah kunci keberhasilan pembangunan,” tegasnya.
Read More:
- 1 Dharmasraya Ajukan Usulan Strategis Rp157 Miliar di Musrenbang RKPD Sumbar 2027
- 2 Pemprov Sumbar Apresiasi Kinerja Pembangunan Dharmasraya, Indikator Makro Berbalik Unggul
- 3 Pemkab Dharmasraya Tanggap Darurat Longsor dan Banjir di Sembilan Koto, Akses Mulai Pulih
Secara umum, ia menilai capaian pembangunan Kabupaten Solok di bawah kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati Candra menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dalam peringatan Hari Jadi ke-113. Ia menegaskan bahwa tema tahun ini, “Bekerja, Berkarya dan Semakin Berdampak”, menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyinggung ujian yang dihadapi Kabupaten Solok berupa bencana banjir bandang dan galodo yang sempat merusak infrastruktur.
Namun berkat sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, pusat, serta seluruh stakeholder, kondisi tersebut dapat diatasi dengan baik.
“Tantangan ke depan akan semakin berat, untuk itu sinergitas harus terus diperkuat demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Barat, Syafdinon, menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Solok, khususnya di sektor pertanian sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Barat.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak alergi terhadap kritik yang bersifat membangun, serta pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat dalam mencapai tujuan pembangunan daerah dan nasional.
Rapat Paripurna tersebut turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, OPD, kepala daerah tetangga, pimpinan DPRD se-Sumatera Barat, anggota DPRD Provinsi, tokoh masyarakat, instansi vertikal, BUMN, BUMD, Wali Nagari, KAN, BPN, media serta undangan lainnya.
“MB”







