KABAMINANG.com – Dharmasraya. Nagari Sitiung lewat PS Sitiung Putra pernah menjadi salah satu kekuatan besar sepakbola di Kabupaten Dharmasraya. Kini, melalui ajang Dharmaraya Champion League (DCL) 2026, kejayaan itu coba dibangkitkan kembali oleh putra-putra Sitiung dengan semangat baru dan identitas nagari yang lebih kuat.
Pada awal terbentuknya Kabupaten Dharmasraya tahun 2004, gairah sepakbola tumbuh sangat pesat. Memasuki tahun 2006, ketika Dharmasraya baru lepas dari Kabupaten Sijunjung, berbagai kompetisi mulai digelar dan menjadi magnet masyarakat. Salah satunya Liga Dharmasraya yang saat itu digagas pada masa Bupati Marlon Martua dengan dukungan jajaran Pengda PSSI Dharmasraya yang dipimpin Ketua Umum Andreas, Ketua Harian Sutan M. Taufik, Sekretaris Umum Jasrul dan Bendahara Umum Aidil Fitri.
Dalam kompetisi akbar tersebut, Sitiung tampil sebagai salah satu kekuatan utama. Meski langkah mereka di final harus terhenti oleh Piruko Putra Koto Baru, era 2006 hingga 2010 menjadi masa keemasan sepakbola Sitiung melalui PS Sitiung Putra. Hampir di setiap turnamen, tim ini selalu menembus partai puncak bahkan beberapa kali keluar sebagai juara.



Kala itu PS Sitiung Putra diperkuat sejumlah pemain yang cukup dikenal seperti Febrison yang saat ini beralih jadi pelatih, Taufiqurrahman, Fadli, Afrizal, Roni Pasla hingga penjaga gawang Fiktor.
Namun hampir dua dekade berlalu, nama besar sepakbola Sitiung perlahan meredup. Meski Sitiung Putra FC sempat menjadi juara pada turnamen Sitiung Putra Cup dua tahun lalu, kekuatan tersebut dinilai belum sepenuhnya merepresentasikan potensi asli putra-putra Sitiung karena sebagian besar diperkuat pemain “bond-bond-an” dari luar daerah.
Kini semangat kebangkitan itu kembali dibangun melalui DCL, sebuah kompetisi Sepakbola yang menjadi salah satu program unggulan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wabup Leli Arni. Dengan membawa nama Nagari Sitiung, tim mulai menghimpun kekuatan terbaik anak nagari dari empat basis wilayah yakni Sitiung Lamo, Pulai, Blok A Piruko, dan Pisang Rebus.
Di bawah arahan pelatih Febrison, tim telah menjalani latihan rutin selama dua bulan terakhir dengan fokus utama pada peningkatan kondisi fisik pemain.
“Hal utama yang saya benahi adalah fisik sehingga mencapai top performance,” ungkap Febrison.
Menurutnya, ketahanan fisik merupakan fondasi penting dalam sepakbola modern selain kemampuan teknik dan taktik. “Dengan fisik yang prima kita bisa memakai taktik apa pun. Bertahan total atau menyerang konstan sama-sama bisa dilakukan,” ujarnya.
Ia menegaskan pembenahan fisik dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk kepada para pemain senior. “Saya tidak pandang bulu dalam membenahi fisik ini. Bahkan pemain senior macam Fadli saja terpaksa mengikuti menu latihan saya,” katanya.
Febrison menyebut skuad Nagari Sitiung FC saat ini merupakan kombinasi pemain muda dan pemain senior yang kaya pengalaman.
“Kita punya Fadli, striker senior kaya pengalaman, yang sudah bermain sejak 2006, dan juga Ikhlas yang punya pengalaman di Porprov, selain itu di tim ada banyak pemain muda yang baru menimba pengalaman” tambahnya.
Selama masa persiapan, Nagari Sitiung FC sudah menjalani tiga laga uji coba dan belum sekalipun menelan kekalahan. Mereka bermain imbang melawan PSGM Gunung Medan dan Merpati FC Tebing Tinggi serta meraih kemenangan atas Panyubarangan. Tim juga masih mengagendakan laga uji coba melawan Koto Nan IV Dibawah sebelum kompetisi dimulai.
Bergabung di Zona III DCL 2026, Febrison mengaku tetap mewaspadai kekuatan Nagari Tabek yang diperkuat mantan pemain PON Sumbar, Rantos. Meski demikian, ia optimistis kolektivitas dan semangat pemain Sitiung mampu membawa tim melangkah jauh. “Target kita lolos 16 besar, setelah itu kita akan mengejar juara,” tukasnya.
Skuad NAGARI SITIUNG
Head Coach : Febrison
Manager : Arbais
1. FAREL (Kiper)
2. GENDI (belakang)
3. REYNALDO (belakang)
4. DANDI (belakang)
5. HENDRI (depan)
6. ALLDO (belakang)
7. FADLY (depan)
8. SHANDY (belakang)
9. RAZAK (gelandang)
10. RIFQY (gelandang)
11. HAFIZH (gelandang)
12. RONI (belakang )
13. ANGGI (gelandang )
14. FARID. (Belakang)
15. AVIS ( Gelandang)
16. ALVIN ( Belakang)
17. M. ROBI (depan)
18. RAFILDO (depan)
19. AAN (depan)
20. ADITYA. ( Depan)
21. IKHLAS (gelandang)
22. GUFRON (gelandang)
23. Arkan (depan)
24. VINDO (Kiper)
25. PINKI. (kiper)
“NT”








