BERITAKhas

Remaja Masjid Raya Nagari Guguak Sarai Sukses Gelar Tabligh Akbar dalam Rangka Peringatan Isra Miraj Bersama Dai Muda Solok

×

Remaja Masjid Raya Nagari Guguak Sarai Sukses Gelar Tabligh Akbar dalam Rangka Peringatan Isra Miraj Bersama Dai Muda Solok

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com, Solok – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriah, Remaja Masjid Raya Nagari Guguak Sarai sukses menggelar acara Tabligh Akbar.

Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini menghadirkan Ustaz Wawan Syafriandi, S.Pd, seorang dai muda asal Solok, sebagai pemateri utama. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi remaja masjid untuk meningkatkan keimanan dan kecintaan terhadap Rasulullah SAW.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Nagari Guguak Sarai, Darwin Dt. Endah Bungsu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan momen yang dapat membangkitkan keimanan dan mempererat hubungan umat manusia dengan Allah SWT.

“Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang kebesaran Allah SWT dan keistimewaan Rasulullah SAW. Melalui peristiwa ini, kita diajak untuk merenungkan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah dan keimanan kita, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar  Darwin.

Beliau juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan.

“Anak adalah amanah bagi kita sebagai orang tua. Mari kita jaga anak dan keponakan kita agar tidak menjadi generasi yang menyimpang dan durhaka,” tambahnya.

Tema yang diangkat dalam peringatan Isra Mi’raj kali ini adalah “Momentum Isra Mi’raj Meneladani Akhlak Serta Meningkatkan Kecintaan Kita Kepada Rasulullah dan Menjaga Sholat Lima Waktu”.

Tema ini dipilih untuk mengingatkan umat Islam, khususnya generasi muda, tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjaga sholat lima waktu sebagai pondasi utama dalam kehidupan beragama.

Ikhsan Susanto, S.Pd, selaku Pembina Remaja Masjid Raya Nagari Guguak Sarai, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh remaja masjid setelah pembentukannya beberapa waktu lalu.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, remaja masjid Nagari Guguak Sarai dapat lebih aktif dalam bidang keagamaan dan memberikan motivasi yang besar bagi masyarakat nagari untuk lebih mencintai masjid,” ujar Ikhsan.

Dalam ceramahnya, Ustaz Wawan Syafriandi menjelaskan secara ringkas sejarah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj. Beliau menekankan bahwa puncak dari peristiwa ini adalah penerimaan perintah sholat lima waktu.

“Hanya ada tiga syarat seseorang boleh meninggalkan sholat: pertama, anak kecil; kedua, orang yang sudah meninggal; dan ketiga, orang gila. Selain itu, sholat adalah kewajiban bagi setiap muslim. Bahkan, jika kita meninggal, orang lain akan menyolatkan kita,” tegas Ustaz Wawan.

Beliau juga menyampaikan bahwa sholat adalah penentu dari segala amal. “Jika kita ingin selamat di dunia dan akhirat, sholat adalah penentunya. Ketika kita telah melakukan sholat dengan baik, maka baiklah seluruh amalan kita,” ujarnya.

Ustaz Wawan juga menyoroti dampak negatif teknologi terhadap generasi muda. Menurutnya, ketidakpedulian remaja terhadap agama saat ini banyak dipengaruhi oleh penggunaan handphone (HP) yang berlebihan.

“Orang Yahudi menyadari bahwa mereka tidak dapat mengalahkan umat Islam dengan kekuatan fisik, sehingga mereka memerangi kita dengan cara menyibukkan generasi muda dengan HP. Hal ini membuat generasi muslim menjadi lemah dan tidak mencerminkan kepribadian sebagai muslim,” kata Ustaz Wawan.

Tiga Poin Penting dari Isra Mi’raj

Ustaz Wawan menyampaikan tiga poin penting yang dapat diambil dari peristiwa Isra Mi’raj dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Pentingnya Memiliki Keimanan yang Kuat :

Keimanan yang kuat akan menjadi pondasi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

2. Pentingnya Menjaga Sholat Lima Waktu.:

Sholat adalah tiang agama dan penentu keselamatan di dunia dan akhirat.

3. Pentingnya Membekali Generasi Penerus dengan Pendidikan Agama yang Kuat :

Generasi muda harus dibekali dengan pendidikan agama yang kuat agar tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Nagari Guguak Sarai, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta unsur pemerintahan nagari dan kepala jorong. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh remaja masjid.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif remaja masjid dalam menyelenggarakan acara ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi inspirasi bagi nagari-nagari lainnya,” ujar salah satu perwakilan Majelis Ulama Nagari Guguak Sarai.

Acara Tabligh Akbar ini berlangsung dengan khidmat dan sukses mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan kesadaran umat Islam, khususnya generasi muda, tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjaga sholat lima waktu.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi remaja masjid Nagari Guguak Sarai untuk terus aktif dalam kegiatan keagamaan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Ustaz Wawan Syafriandi menutup ceramahnya.

(WRM)