Dharmasraya, KABAMINANG.com – Kejaksaan Negeri Dharmasraya menggelar kegiatan sosialisasi Program Jaksa Sahabat Guruku yang diikuti para kepala sekolah dari jenjang SD, SMP/SLTP, hingga SMA/SLTA se-Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan tersebut berlangsung di auditorium pada Kamis (26/02/2026).
Kepala Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Sumanggar Siagian, menegaskan bahwa kehadiran jaksa di lingkungan pendidikan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai sahabat dan mitra para guru.
“Perlu kami sampaikan bahwa kejaksaan itu tidak seram. Kami hadir untuk memberi pemahaman hukum sejak dini, mendampingi, serta mencegah terjadinya persoalan hukum di lingkungan pendidikan,” tegasnya.
Melalui sosialisasi ini, Kejaksaan Negeri Dharmasraya berharap para pendidik dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum kepada peserta didik, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan se-Kabupaten Dharmasraya. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan institusi penegak hukum, khususnya dalam pembinaan karakter serta peningkatan kesadaran hukum di lingkungan sekolah.
Read More:
- 1 Satlantas Polres Dharmasraya Gelar Patroli Cegah Balap Liar Jelang Berbuka Puasa
- 2 Safari Ramadhan Sumbar 1447 H di Danau Kembar Solok, Masjid Ar Rahman Terima Hibah Rp50 Juta
- 3 Jenderal Humas Pulang Kampung: Kisah Brigjen Pol. Ricky Yanuarfi, dari Komandan Menwa UIN hingga Kepala BNNP Sumbar
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Darmadi, serta Kasi Datun yang berperan sebagai pemateri.
Dalam sambutannya, Plt. Bobby Perdana Reza menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Program Jaksa Sahabat Guruku dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai ruang kolaborasi yang sehat antara guru dan kejaksaan.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar kita pertahankan dan perkuat solidaritasnya. Dunia pendidikan dan penegak hukum harus berjalan beriringan demi membentuk generasi yang berintegritas,” ujar Bobby.
Program Jaksa Sahabat Guruku sendiri diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter, dan bebas dari persoalan hukum di Kabupaten Dharmasraya.
“NT”







