KABAMINANG.com – Dharmasraya — Suasana tenang di Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, mendadak berubah mencekam. Warga diguncang penemuan sesosok pria yang ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tergantung di sebatang pohon karet, Jumat (03/04/2026).
Korban diketahui bernama Yoga (21), warga Jorong Koto, Nagari Sikabau. Jasad korban ditemukan dengan seutas tali melilit lehernya di area kebun karet milik warga.
Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang melintas di sekitar lokasi. Saksi merasa curiga setelah melihat tubuh seseorang tergantung di pohon dalam keadaan tidak bergerak.
Ketua Pemuda Nagari Sikabau, Era, membenarkan identitas korban. Ia menyebutkan bahwa Yoga merupakan warga setempat yang dikenal memiliki kepribadian tertutup.
Menurut keterangan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Madi, pemilik kebun sawit yang berbatasan langsung dengan lokasi kejadian.
Saat itu, Madi mengaku sempat memanggil korban yang terlihat tergantung, namun tidak ada respons.
Karena tidak mendapat jawaban, saksi kemudian mendekat untuk memastikan kondisi korban. Setelah dipastikan tidak bergerak, saksi segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar.
Warga yang datang ke lokasi kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.
Read More:
- 1 Curah Hujan Tinggi Picu Longsor di IX Koto, Akses Jalan Sempat Terputus
- 2 Perantau Minang dari Jambi Terpesona Keindahan Sungai Nanam dan Alam Sumatera Barat
Diketahui, korban merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Menurut warga, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Pihak keluarga korban disebut telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Rencananya, jenazah korban akan segera dimakamkan pada hari yang sama setelah proses penanganan di lokasi selesai dilakukan.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut dan saat ini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, melalui Kasat Reskrim, AKP Andri, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.
“NT”







