Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
Liga InggrisOLAHRAGA

Arsenal Hancurkan Coventry , Awali Pertahanan Gelar Premier League

×

Arsenal Hancurkan Coventry , Awali Pertahanan Gelar Premier League

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – London. Arsenal mengawali misi mempertahankan gelar Premier League 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Coventry City di Emirates Stadium, Jumat (21/8/2026) malam waktu setempat. Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Ødegaard menjadi pencetak gol The Gunners dalam laga pembuka tersebut.

Kemenangan ini memperlihatkan kesiapan Arsenal menghadapi musim baru. Bermain di hadapan 60.098 penonton, pasukan Mikel Arteta menguasai jalannya pertandingan dan membuat Coventry kesulitan mengembangkan permainan.

Havertz Buka Keunggulan

Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Christos Tzolis tampil menonjol di sisi kiri dan terlibat dalam proses terciptanya gol pembuka.

Pada menit ke-15, Tzolis merebut bola di wilayah pertahanan Coventry sebelum Riccardo Calafiori mengirimkan umpan silang mendatar ke kotak penalti. Havertz menyambut bola tersebut dengan sepakan akurat ke sudut bawah gawang Carl Rushworth.

Gol itu membuat Arsenal semakin percaya diri. Coventry praktis lebih banyak bertahan dan kesulitan menghentikan kombinasi serangan tuan rumah.

Saka Gandakan Skor

Arsenal menggandakan keunggulan pada menit ke-23. Declan Rice dan Martin Ødegaard membangun serangan dari lini tengah sebelum bola diarahkan kepada Tzolis.

Umpan silang Tzolis kemudian berhasil ditepis kiper Coventry, tetapi bola justru jatuh tepat ke hadapan Bukayo Saka. Winger timnas Inggris itu tidak menyia-nyiakan kesempatan dan mencetak gol dari jarak dekat.

Arsenal menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Coventry bahkan tercatat tidak menyentuh bola di kotak penalti Arsenal dan belum melakukan tekel hingga paruh pertama berakhir.

Ødegaard Pastikan Kemenangan

Memasuki babak kedua, Arsenal tidak mengendurkan tekanan. Hanya empat menit setelah restart, Ødegaard mencetak gol ketiga melalui kerja sama apik bersama Saka dan Ben White di sisi kanan.

Ødegaard memang tidak melakukan penyelesaian sempurna, tetapi bola hasil sepakannya mengecoh Rushworth dan bersarang di gawang Coventry. Gol tersebut memastikan Arsenal berada dalam posisi nyaman.

Arsenal masih memiliki sejumlah peluang tambahan, termasuk melalui Myles Lewis-Skelly dan Havertz. Namun, skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang.

Arteta Catat Kemenangan ke-150

Hasil ini menjadi kemenangan ke-150 Mikel Arteta di Premier League sebagai manajer Arsenal. Ia tercatat mencapai pencapaian tersebut dalam 249 pertandingan.

Arteta menilai timnya tampil dominan dan mampu mengalirkan bola dengan baik. Meski puas, pelatih asal Spanyol itu menyebut Arsenal seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Ada banyak hal yang bisa disukai. Kami sangat dominan dan mengalir dengan bola. Kami seharusnya mencetak lebih banyak gol,” kata Arteta.

Tzolis Curi Perhatian

Christos Tzolis menjadi salah satu pemain Arsenal yang paling mencuri perhatian. Pada debutnya di Premier League, pemain asal Yunani tersebut terlibat langsung dalam dua gol pertama Arsenal.

Tzolis merebut bola sebelum gol Havertz dan mengirimkan umpan silang yang berujung pada gol Saka. Performa tersebut mendapat pujian dari Jamie Carragher, yang menilai Arsenal telah mendapatkan pemain sayap berkualitas.

Coventry Hadapi Pekerjaan Berat

Bagi Coventry, kekalahan ini menjadi pukulan berat dalam pertandingan pertama mereka di Premier League setelah 25 tahun. Tim promosi tersebut terlihat kesulitan menghadapi intensitas dan kualitas permainan Arsenal.

Pelatih Coventry, Frank Lampard, menyebut pertandingan tersebut sebagai pengalaman besar bagi para pemainnya. Ia berharap skuadnya mampu belajar dan tampil lebih baik pada laga-laga berikutnya.

“Kami harus melalui proses dan mendapatkan pengalaman. Premier League berbeda dengan Championship,” ujar Lampard.

Arsenal Langsung Beri Peringatan

Kemenangan 3-0 ini menjadi sinyal awal bahwa Arsenal siap kembali bersaing di papan atas. Selain mencetak tiga gol, mereka juga menjaga gawang tetap bersih dan mengontrol pertandingan hampir sepanjang laga.

Arsenal selanjutnya akan menghadapi Aston Villa di laga tandang, kemudian menjamu Chelsea. Dua pertandingan tersebut akan menjadi ujian yang lebih berat untuk mengukur konsistensi juara bertahan.

“java” HUT RI ke-81 Kaba Minang