KABAMINANG.com – Hiliran Gumanti 27/1/2026, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, secara resmi melaunching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Legum Jaya Raya KSU_RD di Tabek, Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan launching diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, sebagai ungkapan syukur atas dimulainya pelaksanaan program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak sekolah.
Ketua SPPG Kecamatan Hiliran Gumanti Nagari Talang Babungo, Widi Yudistira, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program MBG merupakan program utama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang perlu didukung secara bersama-sama. Ia menjelaskan bahwa penerima manfaat program MBG di wilayah tersebut mencakup sekitar 21 sekolah.
“Kami sangat membutuhkan kritik dan saran demi perbaikan pelaksanaan serta pelayanan SPPG ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KAN Nagari Talang Babungo, Fitria Kasmori, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dilaunchingnya SPPG di Kecamatan Hiliran Gumanti. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi anak kemenakan dan generasi muda di nagari tersebut.
Ketua Yayasan Legum Jaya Raya, Hafni Hafiz, menjelaskan bahwa proses pendirian dan persiapan SPPG telah dilakukan sejak dua bulan lalu hingga akhirnya resmi dilaunching. Selanjutnya, operasional program ini diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dikawal bersama.
“Bagi penerima manfaat, kami juga mengharapkan kritik dan saran agar program ini dapat berjalan sukses dan berkelanjutan,” kata Hafni.
Secara khusus, Hafni Hafiz juga meminta kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan agar terus memantau kondisi harga pangan, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang dapat mengganggu keberlangsungan program. Ia menegaskan bahwa standar operasional SPPG telah memenuhi persyaratan ketat yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Anggota DPRD Kabupaten Solok, Drh. Basrizal, menyampaikan bahwa respons anak-anak penerima manfaat MBG sangat antusias. Ia mencontohkan pelaksanaan MBG di Nagari Sariak Alahan Tigo yang baru berjalan satu minggu namun mendapat sambutan luar biasa.
“Bahkan porsinya ada yang minta ditambah. Selain itu, program ini juga menyerap banyak tenaga kerja,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya launching MBG dan Dapur SPPG di Hiliran Gumanti yang turut dihadiri tiga anggota DPRD serta berbagai tokoh masyarakat.
Read More:
- 1 Perantau Minang dari Jambi Terpesona Keindahan Sungai Nanam dan Alam Sumatera Barat
- 2 Curah Hujan Tinggi Picu Longsor di IX Koto, Akses Jalan Sempat Terputus
- 3 Bid Propam Polda Sumbar Lakukan Pemeriksaan dan Gaktibplin di Polres Dharmasraya
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami melaunching Dapur SPPG ini. Ini menjadi kebanggaan kita bersama dalam menyukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan generasi emas,” ujarnya.
Bupati Jon Firman Pandu mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada informasi hoaks terkait program MBG. Menurutnya, program ini telah diatur secara sistematis melalui Badan Gizi Nasional sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas pendidikan.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan seluruh dapur SPPG agar benar-benar mematuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.
“Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, program ini sudah sampai ke kecamatan dan nagari di Kabupaten Solok,” ucapnya.
Selain itu, Bupati berpesan kepada pihak sekolah, guru, dan orang tua murid agar menyaring informasi dengan baik terkait Program MBG. Ia juga menyampaikan progres Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok sebagai bagian dari upaya peningkatan pendidikan dan masa depan anak-anak.
“Mari kita bersatu padu dan bergandeng tangan membangun Kabupaten Solok, apalagi saat ini kita juga menghadapi bencana dan pascabencana yang membutuhkan upaya pemulihan bersama,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Jon Firman Pandu menegaskan pentingnya data dan peran ketahanan pangan, dengan memperhatikan ketersediaan pangan yang berkualitas, murah, dan terjangkau. Ia juga mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal, seperti buah-buahan dan produk UMKM, dalam mendukung program MBG.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Solok, anggota DPRD Kabupaten Solok, OPD terkait, kepala badan, camat, BPN, KAN, Bundo Kanduang, kepala sekolah, serta undangan lainnya.
“MB”







