Koto Baru, Kabaminang.com, 13 Oktober 2026 — Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat cabang olahraga (cabor) Karate di GOR Batu Tumpang, Koto Baru, Kabupaten Solok, resmi menorehkan catatan keberhasilan, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi atlet.
Kesuksesan Kabupaten Solok sebagai tuan rumah tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Solok, jajaran FORKI Sumatera Barat, KONI, panitia pelaksana, wasit, ofisial, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan rangkaian pertandingan hingga prosesi penyerahan medali penghargaan kepada para atlet berprestasi.
Ketua FORKI Kabupaten Solok, Hafni Hafiz, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Solok, Wakil Bupati Solok, Sekretaris Daerah beserta jajaran pemerintah daerah, FORKI Provinsi Sumatera Barat, serta keluarga besar KONI yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PORPROV XVI, khususnya cabang olahraga Karate.
Menurut Hafni Hafiz, dukungan dan kebersamaan seluruh pihak menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Solok sebagai tuan rumah yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan pertandingan terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun hal-hal yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
“Atas nama keluarga besar FORKI Kabupaten Solok, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Kami telah berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kontingen, atlet, ofisial, dan tamu yang hadir. Apabila selama penyelenggaraan terdapat kekurangan atau kesalahan, kami memohon maaf sebesar-besarnya,” ungkap Hafni Hafiz.
Bupati Solok Apresiasi Kerja Keras Panitia
Sementara itu, Bupati Solok yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zaitul Ikhlas, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia lokal, panitia provinsi, jajaran FORKI, para wasit, ofisial, serta seluruh unsur yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan penyelenggaraan PORPROV XVI cabang olahraga Karate.
Menurutnya, keberhasilan sebuah ajang olahraga tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan, tetapi juga oleh kesiapan penyelenggara, kedisiplinan, kerja sama, serta kemampuan seluruh pihak menjaga suasana kompetisi yang tertib dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang telah berhasil menorehkan prestasi dan membawa kebanggaan bagi daerah masing-masing.
Prestasi yang diraih pada PORPROV XVI ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat mental bertanding, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi.
Prosesi Penyerahan Medali dan Penghargaan
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyerahan medali dan penghargaan kepada atlet serta ofisial yang telah berjuang dalam pertandingan cabang olahraga Karate.
Penyerahan medali diberikan kepada para perwakilan kontingen Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Tanah Datar.
Prosesi penyerahan penghargaan melibatkan unsur FORKI Sumatera Barat, ketua panitia pelaksana PORPROV, asisten,staf ahli Bupati Solok, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta jajaran KONI sesuai dengan pembagian tugas dalam kegiatan tersebut.
Selain penyerahan medali, kegiatan juga diisi dengan penyerahan plakat sebagai bentuk kenang-kenangan dari Kabupaten Solok kepada pihak terkait.
Pemberian plakat tersebut menjadi simbol penghargaan atas partisipasi, kebersamaan, dan hubungan baik yang terjalin selama pelaksanaan PORPROV XVI cabang olahraga Karate di Kabupaten Solok.
Momen penyerahan medali berlangsung sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan para atlet yang telah memberikan kemampuan terbaiknya di arena pertandingan. Setiap medali yang diterima menjadi buah dari latihan, kedisiplinan, pengorbanan, serta dukungan pelatih, ofisial, dan keluarga.

Kota Padang Raih Juara Umum
Berdasarkan hasil akhir perolehan medali cabang olahraga Karate, Kota Padang berhasil menempati posisi juara umum dengan raihan 8 medali emas, 8 medali perak, dan 4 medali perunggu.
Kabupaten Solok sebagai tuan rumah menempati posisi kedua dengan perolehan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 8 medali perunggu.
Sementara itu, Kabupaten Padang Pariaman menempati posisi ketiga dengan raihan 4 medali emas, 3 medali perak, dan 8 medali perunggu.
Hasil tersebut memperlihatkan persaingan yang berlangsung ketat di antara kontingen peserta. Setiap daerah berupaya menampilkan atlet terbaiknya untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah masing-masing.
Bagi Kabupaten Solok, keberhasilan meraih posisi kedua merupakan hasil perjuangan para atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini turut membina dan mengembangkan olahraga Karate.
Prestasi Hari Ini, Modal untuk Masa Depan
Keberhasilan PORPROV XVI cabang olahraga Karate di Kabupaten Solok bukan sekadar tentang jumlah medali yang berhasil diraih. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi gambaran tentang pentingnya pembinaan atlet, semangat persaudaraan, kebersamaan, dan sportivitas dalam dunia olahraga.
Prestasi yang diraih hari ini merupakan modal untuk membangun prestasi pada masa mendatang, termasuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
Kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan pertandingan juga menjadi kontribusi penting dalam menyukseskan kegiatan olahraga berskala provinsi. Perbedaan daerah dan kontingen tidak menghalangi para atlet untuk saling menghormati, menjunjung tinggi aturan pertandingan, serta mempererat persaudaraan.
Kesuksesan penyelenggaraan, pencapaian prestasi atlet, dan terbangunnya kepercayaan antarpihak menjadi tiga unsur penting yang saling melengkapi dalam pelaksanaan PORPROV XVI cabang olahraga Karate.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut, Kabupaten Solok diharapkan dapat terus memperkuat pembinaan olahraga, meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah menuju tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
PORPROV XVI telah menjadi bukti bahwa keberhasilan olahraga bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium tertinggi, melainkan juga tentang bagaimana seluruh pihak bekerja bersama, menjaga sportivitas, dan membangun prestasi untuk masa depan.
“MB”










