Manchester, KABAMINANG.com – Liga Champions, Etihad Stadium. Malam yang pahit harus dialami Manchester City. Pada laga matchday kelima Liga Champions 2025/2026 di Etihad Stadium, Selasa (25/11/2025) atau Rabu dini hari WIB, The Citizens justru tumbang 0-2 dari tamunya, Bayer Leverkusen. Kekalahan ini menjadi bumerang bagi pelatih Pep Guardiola yang melakukan rotasi besar-besaran, yang ia akui gagal total.
Gol kemenangan Leverkusen dicetak oleh Alejandro Grimaldo pada menit ke-23 dan Patrik Schick pada menit ke-54. Hasil ini sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan Manchester City di kandang pada fase grup Liga Champions selama tujuh tahun terakhir.
Rotasi 10 Pemain Berujung Malapetaka
Usai menderita kekalahan dari Newcastle United di ajang Premier League, Pep Guardiola melakukan keputusan mengejutkan dengan melakukan 10 perubahan pada starting XI melawan Leverkusen. Harapannya, para pemain pelapis bisa memberikan energi segar dan mengamankan poin.
Namun, kenyataannya justru sebaliknya. City yang tampil di depan publiknya sendiri terlihat lambat dan kurang greget dalam membangun serangan. Padahal, mereka sempat mengancam melalui tembakan keras Nathan Aké yang masih bisa ditepis kiper Leverkusen, Mark Flekken.
Leverkusen yang tampil disiplin justru lebih berbahaya lewat serangan balik. Tim tamu pun unggul lebih dulu saat umpan terobosan Christian Kofane mampu dimaksimalkan dengan sempurna oleh kapten Alejandro Grimaldo untuk membobol gawang City.
City mencoba bangkit, tetapi para pemain penggantinya kesulitan menemukan ritme permainan. Pada menit ke-54, Leverkusen menggandakan keunggulan. Lewat serangan balik lainnya, Ibrahim Maza melepaskan umpan silang akurat dari sisi sayap yang disundul dengan sempurna oleh Patrik Schick.
Masuknya Haaland Tak Ubah Nasib
Melihat timnya tertinggal 0-2, Guardiola memasukkan striker andalannya, Erling Haaland, pada menit ke-60. Harapannya, kehadiran Haaland bisa mengubah dinamika serangan. Nyaris saja ia berbuah hasil, sepakannya usai menerima umpan Phil Foden masih bisa ditepis Flekken.
Read More:
- 1 Chelsea Hancurkan Barcelona 3-0, Estêvão Raja Stamford Bridge, Araujo Merah Bikin Blaugrana Hancur Lebur!
- 2 Gol Telat Jonathan David Bawa Juventus Menang Dramatis
- 3 Malapetaka di Old Trafford, Manchester United Dihajar 10 Pemain Everton
Nasib sial masih menimpa Haaland dan City. Hingga laga usai, skor 0-2 untuk kemenangan Leverkusen tetap bertahan. Kekalahan ini membuat Guardiola merayakan laga ke-100nya bersama City di Liga Champions dengan hasil yang mengecewakan.
“Kami membuat 10 perubahan dan itu gagal total, itu jelas,” ujar Guardiola mengakui kegagalan strateginya.
Peringatan Keras di Tengah Persaingan Ketat
Kekalahan ini menjadi kekalahan beruntun bagi City setelah sebelumnya dilumat Newcastle 2-1. Hasil ini menjadi peringatan keras bagi pasukan Guardiola yang masih belum menemukan konsistensi di fase grup.
Sementara itu, malam yang gemilang dialami Bayer Leverkusen. Mereka menunjukkan efektivitas tinggi dengan memanfaatkan dua peluang emas menjadi gol. Kemenangan ini semakin menegaskan kebangkitan tim asal Jerman tersebut di kancah Eropa.
Di matchday yang sama, tim unggulan lain seperti Chelsea justru tampil impresif dengan membantai Barcelona 3-0, sementara Borussia Dortmund menghajar Villarreal 4-0. Hasil ini semakin menyoroti kejutan yang dibuat Bayer Leverkusen atas Manchester City.
(java)








