KABAMINANG.com, Tanjung Balik, 5 Agustus 2025 — Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Tanjung Balik, Kecamatan X Koto Di Atas, terus menunjukkan geliat positif dalam upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Dari berbagai unit usaha yang dijalankan, sektor pertanian masih menjadi fokus utama.
Namun, ada satu unit usaha menarik yang kini mulai mencuri perhatian: peternakan madu Galo-Galo.
Galo-Galo atau lebah tanpa sengat ini menjadi salah satu sumber madu yang dikenal memiliki khasiat tinggi dan nilai jual yang baik.
Porprov XVI Cabor Karate Sukses Digelar, Kabupaten Solok Runner Up, Ketua Forki Apresiasi Dukungan Semua Pihak13 Okt 2026›02
Petugas Kebersihan DLH Kabupaten Solok, Garda Terdepan Jaga Kebersihan Arena Karate Porprov XVI13 Okt 2026›03
Polres Dharmasraya Berikan Zakat Bulanan kepada Warga di Sipangkur13 Okt 2026›BUMNag Tanjung Balik memanfaatkan potensi ini dengan membudidayakan lebah Galo-Galo di sekitar kawasan Nagari, tidak jauh dari Kantor Wali Nagari Tanjung Balik.
Sekretaris Nagari Tanjung Balik, Maryudison, menyampaikan apresiasi atas perkembangan BUMNag di wilayahnya.
“Alhamdulillah, BUMNag kita berkembang dengan baik. Beberapa unit usaha bahkan sudah memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Nagari (PAN),” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (5/8).
Yudi, sapaan akrab Maryudison—menjelaskan bahwa BUMNag Tanjung Balik tidak hanya fokus pada sektor pertanian konvensional, tetapi juga terus mendorong diversifikasi usaha. Salah satunya melalui peternakan madu Galo-Galo dan madu lebah Sialang.
“Madu Galo-Galo ini kualitasnya bagus dan banyak khasiatnya. Kita berharap bisa dikembangkan lebih besar lagi agar memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambah Yudi sembari memperkenalkan lokasi peternakan yang dikelola BUMNag.
Sebagai lembaga ekonomi lokal, BUMNag Tanjung Balik menjalankan prinsip pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Berlandaskan pada Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa serta peraturan daerah terkait nagari, BUMNag hadir untuk mengelola potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
Tujuan utama pendirian BUMNag adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyediakan lapangan kerja, serta mendorong kemandirian ekonomi nagari. Unit-unit usaha yang dikelola pun beragam, mulai dari pengelola.
(MB)







