Kabaminang.com | Koto Baru, 10 Oktober 2026 — Raut wajah lelah dan tubuh yang tampak letih tak mampu menyembunyikan rasa lega dan bahagia dari Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Solok, Hafni Hafiz, bersama Ketua Harian FORKI Kabupaten Solok, Mardaus. Perjuangan panjang mempersiapkan pelaksanaan cabang olahraga Karate pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat akhirnya mulai membuahkan hasil yang membanggakan.

Di balik suksesnya penyelenggaraan yang berlangsung di GOR Batu Tumpang, Koto Baru, tersimpan cerita tentang kerja keras, koordinasi, dan pengorbanan waktu serta tenaga. Sejak persiapan hingga hari pelaksanaan, panitia bersama keluarga besar FORKI Kabupaten Solok terus berupaya memastikan seluruh kebutuhan pertandingan dapat terpenuhi dengan baik.
Kini, kerja keras tersebut mendapatkan apresiasi. Pujian dan penilaian positif datang dari FORKI Sumatera Barat, KONI Sumatera Barat, serta sejumlah kontingen yang hadir dan menyaksikan langsung kesiapan arena pertandingan.
Ditemui di arena GOR Batu Tumpang, Sabtu (10/10/2026), Hafni Hafiz mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan berbagai pihak terhadap kesiapan Kabupaten Solok sebagai tuan rumah cabang olahraga Karate.
“Alhamdulillah, rasa lelah dan letih selama mempersiapkan kegiatan ini seakan terbayar dengan apresiasi dan pujian dari FORKI Sumatera Barat, KONI Sumatera Barat, serta kontingen yang hadir. Ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” ungkap Hafni.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukanlah hasil kerja satu atau dua orang semata. Ada dukungan kuat dari Pemerintah Kabupaten Solok, kerja sama rekan-rekan panitia, serta semangat kebersamaan seluruh keluarga besar FORKI Kabupaten Solok yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan ini.
Hafni menegaskan, dukungan pemerintah daerah dan sinergi seluruh pihak sangat menentukan kelancaran persiapan, mulai dari penataan arena, kesiapan fasilitas pertandingan, hingga berbagai kebutuhan teknis yang harus diselesaikan sebelum pertandingan dimulai.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok, seluruh panitia, dan keluarga besar FORKI Kabupaten Solok. Tanpa dukungan dan kebersamaan ini, tentu tidak mudah mempersiapkan kegiatan sebesar ini. Pujian yang diberikan merupakan bentuk penghargaan terhadap kerja bersama seluruh pihak,” tambahnya.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Ketua Harian FORKI Kabupaten Solok, Mardaus, yang turut mendampingi Hafni Hafiz. Ia menilai bahwa semangat gotong royong dan kekompakan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses persiapan.
Bagi keduanya, melihat arena pertandingan siap digunakan dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak menjadi kebahagiaan tersendiri. Kelelahan yang dirasakan selama beberapa hari terakhir seolah terbayar lunas ketika para atlet, ofisial, dan kontingen mulai memanfaatkan fasilitas yang telah dipersiapkan.
Bahkan, kesiapan tempat pertandingan dinilai telah melampaui ekspektasi awal untuk sebuah pelaksanaan event olahraga tingkat provinsi. Hal ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Solok yang dipercaya menjadi tuan rumah cabang olahraga Karate dalam Porprov Sumatera Barat.
Namun, bagi Hafni Hafiz dan Mardaus, pujian tersebut bukanlah garis akhir. Tantangan berikutnya adalah menjaga kualitas pelayanan, memastikan pertandingan berlangsung lancar, serta memberikan kenyamanan kepada seluruh atlet, wasit, juri, ofisial, dan kontingen hingga kegiatan berakhir.
“Alhamdulillah, apa yang telah kita persiapkan mendapatkan apresiasi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk tetap menjaga semangat dan memberikan pelayanan terbaik sampai penutupan nanti. Harapan kita, seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar, aman, dan sukses hingga selesai,” ujar Hafni penuh optimisme.
Di tengah kesibukan mengawal jalannya pertandingan, wajah lelah kedua pengurus FORKI Kabupaten Solok itu menjadi gambaran nyata bahwa kesuksesan sebuah kegiatan tidak datang dengan sendirinya. Ada kerja keras yang mungkin tidak terlihat, ada waktu istirahat yang tersita, dan ada tanggung jawab besar yang harus dituntaskan.
Kini, apresiasi yang datang dari berbagai pihak menjadi energi baru bagi panitia untuk menuntaskan tugas hingga akhir. Bagi keluarga besar FORKI Kabupaten Solok, keberhasilan bukan sekadar tentang megahnya arena pertandingan, tetapi juga tentang kepercayaan, kebersamaan, dan kemampuan memberikan yang terbaik bagi dunia olahraga Sumatera Barat.
Lelah boleh terasa, tenaga boleh terkuras, tetapi ketika kerja keras berbuah apresiasi dan kepercayaan, semua perjuangan itu terasa sepadan. Harapan besar pun mengiringi langkah FORKI Kabupaten Solok agar pelaksanaan cabang olahraga Karate Porprov Sumatera Barat 2026 dapat terus berjalan sukses hingga penutupan.(MB/humas forki)








