BERITATerkini

Warga Solok Hilang Saat Mencari Durian di Kebun, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

×

Warga Solok Hilang Saat Mencari Durian di Kebun, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Sebarkan artikel ini


KABAMINANG.com, Kabupaten Solok – Batu Bajanjang. Seorang petani berusia 55 tahun bernama Naharudin dilaporkan hilang sejak Minggu, 21 Desember 2025, setelah pergi mencari durian di ladangnya yang terletak di Puncak Bukik, Jorong Pangka Pulai, Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok. Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan aparat kepolisian, perangkat nagari, dan warga setempat.

Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Solok AKP Eko Kurniawan, SH., MH., mengonfirmasi bahwa operasi pencarian terhadap Naharudin terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan personel Polres Solok, perangkat nagari, dan masyarakat setempat.

Kronologi Kejadian

Naharudin, warga Jorong Pangka Pulai yang berprofesi sebagai petani, terakhir terlihat pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB ketika ia berangkat menuju ladangnya untuk mencari durian. Ladang tersebut berjarak sekitar 2 kilometer dari pemukiman warga.

Setelah tiga hari tidak kembali ke rumah, pada Kamis, 25 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 WIB, keluarga Naharudin mendatangi kantor Wali Nagari Batu Bajanjang untuk melaporkan kejadian tersebut. Sekretaris Nagari (Sekna) Batu Bajanjang segera menghubungi Bhabinkamtibmas Nagari Batu Bajanjang Polsek Payung Sekaki, Bripka Junizal Effendi, SH., untuk menindaklanjuti laporan hilangnya warga tersebut.

Upaya Pencarian

Operasi pencarian pertama dimulai pada Kamis sore, 25 Desember 2025 pukul 14.00 WIB. Tim yang dipimpin Bripka Junizal Effendi bersama perangkat nagari dan sekitar 40 warga melakukan penyisiran di area ladang milik Naharudin hingga pukul 17.00 WIB, namun belum membuahkan hasil.

Pencarian hari kedua pada Jumat, 26 Desember 2025, dimulai pukul 08.00 WIB dengan jumlah relawan yang bertambah menjadi sekitar 60 orang. Tim melakukan pencarian di sekitar kebun dan ladang milik korban hingga pukul 14.00 WIB, namun Naharudin masih belum ditemukan.

Upaya pencarian semakin diperluas pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sejak pukul 08.00 WIB, tim gabungan yang kini melibatkan sekitar 160 orang melakukan penyisiran intensif di area yang lebih luas. Hingga pukul 14.30 WIB, pencarian masih terus berlangsung namun keberadaan Naharudin belum diketahui.

Kondisi Medan

Lokasi pencarian berada di area perbukitan dengan medan yang cukup sulit dijangkau. Jarak sekitar 2 kilometer dari pemukiman warga menuju ladang korban menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam melakukan operasi pencarian.

Pihak kepolisian dan perangkat nagari terus mengkoordinasikan upaya pencarian dengan melibatkan lebih banyak relawan dari masyarakat setempat. Keluarga korban berharap Naharudin dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Tim pencarian akan terus melanjutkan operasi hingga korban ditemukan, dengan memperluas radius pencarian dan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

“KBM”