Solok, KABAMINANG.com – Musibah kebakaran hebat menimpa SMA Negeri 1 Singkarak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada dini hari tadi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa (25/11/2025), ini menghanguskan sedikitnya delapan ruangan vital sekolah. Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa.
Kebakaran terjadi ketika hujan rintik-rintis mulai membasahi wilayah Singkarak. Menurut laporan yang diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok, api pertama kali terlihat dan laporan pun masuk sekitar pukul 01.09 WIB. Diduga, api bermula dari dekat ruang majelis guru sebelum dengan cepat menjalar ke bagian lain gedung.
“Kita menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.09 Wib, langsung merespon dengan mengerahkan 3 armada Damkar milik Pemkab Solok dan 1 Damkar dari Kota Solok,” ujar Kasi Operasional Damkar Kabupaten Solok, Zulhelmy Bosy, saat dikonfirmasi.
Sebanyak 32 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Mereka dibantu oleh warga setempat, anggota Koramil Singkarak, serta pihak kepolisian yang berjibaku memadamkan api dan mencegahnya menjalar lebih luas. Setelah berjuang selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB.
Delapan Ruangan Hangus, Aktivitas Belajar Terancam Terhambat
Akibat dari amukan si jago merah, delapan ruangan sekolah ludes terbakar. Ruangan-ruangan tersebut meliputi dua ruang kelas, satu ruang Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), satu ruang Bimbingan Konseling (BK), ruangan KPPRI guru, koperasi siswa, gudang seni, dan gudang Pramuka.
Read More:
- 1 Debit Air Sungai Meluas: Jembatan Penghubung di Salayo Putus, Akses Warga Tersendat
- 2 Rendang Vegetarian Beras Hitam Jadi Primadona Baru Oleh Oleh Khas Kabupaten Solok
- 3 Solok Kritis! Banjir Bandang & Longsor Rusak Rumah, Sawah, dan Kantor Pemerintahan
Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, namun angka pastinya masih dihitung. Yang paling disayangkan, musibah ini terjadi pada ruang-ruang yang menjadi pusat kegiatan akademik dan non-akademis siswa.
“Dipastikan tidak ada korban jiwa, karena kejadian kebakaran pada malam hari dan kondisi sekolah sepi. Namun tentang asal api dan berapa jumlah kerugian akibat kebakaran, kita tidak bisa menebak-nebak,” tegas Zulhelmy Bosy.
Kontras dengan SMAN 1 Kubung yang Dikepung Banjir
Musibah yang menimpa SMAN 1 Singkarak ini terjadi secara kontras dengan apa yang dialami oleh SMA Negeri 1 Kubung yang berada di kabupaten yang sama. Sementara SMAN 1 Singkarak dilanda kebakaran, SMAN 1 Kubung justru dikepung banjir luapan Sungai Batang Lembang akibat curah hujan ekstrem sejak beberapa hari sebelumnya. Akibat banjir tersebut, proses belajar mengajar di SMAN 1 Kubung terpaksa dihentikan sementara dan siswa diliburkan.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran di SMAN 1 Singkarak masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Pihak sekolah bersama pemerintah daerah Kabupaten Solok diperkirakan akan segera melakukan pertemuan untuk menentukan langkah-langkah pemulihan, termasuk mencari solusi agar proses belajar mengajar para siswa tidak terganggu dalam jangka panjang.
(KBM)








