Tomat ceri pertama kali dibudidayakan di Amerika Selatan. Jenis tomat ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan tomat biasa.
Sehingga bentuknya menyerupai buah ceri. Meski begitu, nutrisi pada tomat ceri tidak jauh berbeda dengan tomat pada umumnya.
Beberapa zat yang terkandung di dalam tomat ceri meliputi vitamin A, vitamin C, kalium, kalsium, serta beragam jenis antioksidan seperti lutein, likopen, beta karoten, dan flavonoid.
— Baca Juga —
01
Banjir Bandang Hancurkan Puluhan Rumah, Jembatan Hanyut dan Warga Dilaporkan Hilang11 Okt 2026›02
Bupati Solok Kalungkan Medali Atlet Karate, Kabupaten Solok Raih 3 Emas, 2 Perak, dan 5 Perunggu11 Okt 2026›03
Putri Lembah Gumanti Yelfifa Wulandari Sumbang Emas untuk Kabupaten Solok, Cabor Karate Taklukkan Lawan dengan Skor Telak 5–311 Okt 2026›
Banjir Bandang Hancurkan Puluhan Rumah, Jembatan Hanyut dan Warga Dilaporkan Hilang11 Okt 2026›02
Bupati Solok Kalungkan Medali Atlet Karate, Kabupaten Solok Raih 3 Emas, 2 Perak, dan 5 Perunggu11 Okt 2026›03
Putri Lembah Gumanti Yelfifa Wulandari Sumbang Emas untuk Kabupaten Solok, Cabor Karate Taklukkan Lawan dengan Skor Telak 5–311 Okt 2026›Berkat kandungannya tersebut, tidak heran ada banyak manfaat tomat ceri yang bisa diperoleh untuk kesehatan.
Tomat ceri bermanfaat untuk menjaga tulang tetap kuat. Ini berkat adanya kandungan likopen yang bisa menurunkan risiko terjadinya pengeroposan tulang.







