KABAMINANG.com – Google meluncurkan GenTabs, fitur AI eksperimental berbasis model Gemini 3, yang mengubah tab browser terbuka menjadi aplikasi web interaktif tanpa perlu coding. Fitur ini terintegrasi dalam aplikasi baru bernama Disco, yang merevolusi pengalaman browsing dengan antarmuka chatbot percakapan alih-alih kotak pencarian tradisional.
Peluncuran ini dilakukan pada Kamis (11/12/2025), di tengah persaingan ketat browser AI dari kompetitor seperti OpenAI dan Perplexity.
Disco menampilkan dua panel berdampingan: satu untuk dialog dengan chatbot Gemini dan satu lagi untuk tampilan tab browser. GenTabs secara proaktif menganalisis konten tab serta riwayat chat untuk menghasilkan app khusus, seperti peta interaktif lengkap kalender untuk rencana liburan ke Jepang atau model 3D tata surya untuk edukasi. Pengguna bisa menyempurnakan app ini via perintah bahasa alami, dengan setiap elemen generatif selalu terhubung ke sumber asli.
Read More:
- 1 Galatasaray Taklukkan Liverpool 1-0 di Leg Pertama 16 Besar Liga Champions
- 2 Real Madrid Bungkam Man City 3-0, Valverde Cetak Hat-trick
- 3 Wakil Bupati Solok Dampingi TSR Provinsi Sumbar di Masjid Raya Kacang
Saat ini, akses terbatas via waitlist khusus pengguna macOS, karena masih tahap eksperimental di mana “tidak semuanya berjalan sempurna”.
Google menyatakan ide menarik dari Disco berpotensi diintegrasikan ke produk besar seperti Chrome, yang sudah punya fitur Gemini seperti AI Mode di address bar. Peluncuran ini bersaing dengan Atlas dari OpenAI, Comet dari Perplexity, dan Neon dari Opera di era browser agentic AI.
(TKB)







