KABAMINANG.com – Madrid, Santiago Bernabéu, Liga Champions. Manchester City membalikkan ketertinggalan untuk mengalahkan Real Madrid 2-1 di Stadion Santiago Bernabéu pada matchday keenam fase liga Liga Champions 2025/2026, Kamis (11/12/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat City naik ke posisi empat besar klasemen, sementara Real Madrid tergelincir dan pelatih Xabi Alonso kian tertekan.
Jalannya Pertandingan
Real Madrid tampil dominan sejak awal dan nyaris unggul lebih dulu lewat penalti setelah Vinicius Jr dilanggar di kotak terlarang. Namun, setelah tinjauan VAR, wasit menganggap pelanggaran terjadi di luar kotak penalti.
Los Merengues akhirnya memimpin pada menit ke-28 lewat gol Rodrygo Goes. Menerima umpan dari Jude Bellingham, Rodrygo melepaskan tembakan mendatar ke sudut jauh gawang yang tidak bisa dijangkau kiper Gianluigi Donnarumma.
Keunggulan Madrid tidak bertahan lama. Man City menyamakan kedudukan pada menit ke-35 lewat Nico O’Reilly yang memanfaatkan bola rebound dari sundulan Josko Gvardiol yang gagal diamankan kiper Thibaut Courtois.
Pada menit ke-43, Man City berbalik unggul setelah Erling Haaland sukses mengeksekusi penalti menyusul pelanggaran Antonio Rudiger terhadapnya di kotak penalti. Gol ini sekaligus menjadi gol ke-50 Haaland dalam 51 penampilan di Liga Champions.
Dampak pada Klasemen dan Tekanan untuk Alonso
Kekalahan ini membuat Real Madrid turun ke peringkat tujuh klasemen sementara dengan 12 poin dari enam pertandingan. Posisi mereka rawan disalip tim lain dari zona aman otomatis untuk lolos ke babak knockout.
Sementara itu, Manchester City merangkak naik ke posisi keempat dengan 13 poin, membuka peluang besar untuk finis delapan besar dan lolos otomatis ke babak berikutnya.
Bagi pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, kekalahan ini semakin menambah tekanan. Ini adalah kekalahan kedua beruntun Madrid di kandang setelah sebelumnya takluk 0-2 dari Celta Vigo di La Liga.
Alonso bahkan mendapat cemoohan dari suporter Madrid sendiri di akhir pertandingan.
“Kami harus terus bekerja keras. Ini adalah periode yang sulit, tetapi kami harus bersatu,” kata Alonso usai pertandingan.
Faktor Penentu Kemenangan City
Beberapa faktor kunci menentukan kemenangan dramatis Manchester City.
1. Kelincahan Nico O’Reilly Gelandang muda City tampil gemilang dan menjadi pencetak gol penyama kedudukan.
2. Ketajaman Haaland.
Striker Norwegia itu kembali menunjukkan efektivitasnya sebagai pencetak gol, termasuk dari titik penalti.
3. Krisis Pemain Madrid.
Alonso tidak bisa menurunkan Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, dan Eduardo Camavinga karena cedera. Sementara itu, Kylian Mbappe yang diragukan tampil hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan simpatinya kepada Alonso.
“Saya mengerti tekanan yang dihadapi Xabi. Dia adalah pelatih hebat dan akan melewati masa sulit ini,” ujar Guardiola.
Di kubu Madrid, para pemain memberikan dukungan kepada pelatih mereka.
“Kami masih sepenuhnya mendukung Alonso. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai pemain untuk bermain lebih baik,” kata salah satu pemain senior Madrid yang tidak disebutkan namanya.
Sementara itu, Alonso merespons spekulasi tentang masa depannya dengan jawaban diplomatis.
“Fokus saya saat ini adalah Real Madrid. Kami harus berjuang di sisa pertandingan,” katanya saat ditanya tentang rumor ketertarikan Liverpool.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Real Madrid untuk finis delapan besar fase liga. Mereka kini harus bersaing lebih ketat untuk memastikan tempat di babak knockout, sementara tekanan pada Xabi Alonso terus meningkat.
(java)







