Liga InggrisOLAHRAGA

Drama Menit 95! Arsenal Kalah, Perebutan Gelar Liga Inggris Makin Panas

×

Drama Menit 95! Arsenal Kalah, Perebutan Gelar Liga Inggris Makin Panas

Sebarkan artikel ini

KABAMINANG.com, Birmingham – Liga Inggris, Villa Park. Puncak klasemen Liga Inggris kembali menggeliat setelah pemuncak sementara, Arsenal, harus menelan kekalahan memalukan 1-2 dari tuan rumah Aston Villa di Villa Park pada Sabtu (6/12/2025) malam WIB.

Gol dramatis Emiliano Buendía di menit kelima injury time menghancurkan harapan The Gunners sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahan mereka selama 18 pertandingan di semua kompetisi.

Kekalahan ini membuat persaingan gelar juara semakin sengit. Jarak Arsenal dengan Manchester City yang menang telak atas Sunderland kini tinggal dua poin, sementara Aston Villa yang menang berhasil menempel di posisi ketiga.

Jalannya Pertandingan: Kebangkitan Sirna di Detik Terakhir

Arsenal, yang datang dengan modal bagus, tampil dominan di awal babak pertama. Namun, justru tuan rumah yang berhasil mencetak gol lebih dulu lewat serangan balik cepat pada menit ke-36. Matty Cash dengan tenang membobol gawang David Raya setelah menerima umpan matang, membuat Villa unggul 1-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, Arsenal meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-52. Leandro Trossard, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Villa. Gol ini memberikan angin segar bagi The Gunners untuk meraih kemenangan.

Arsenal terus menekan dan tampaknya akan pulang dengan minimal satu poin. Namun, sepak bola seringkali kejam. Di menit kelima injury time, sebuah lemparan ke dalam dari sisi kanan pertahanan Arsenal berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Emiliano Buendía. Ia melepaskan tendangan voli first time yang melengkung indak ke pojok kanan atas gawang, membuyarkan konsentrasi seluruh tim Arsenal dan membawa Villa menang 2-1.

Arteta,  Sangat Menyakitkan

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui bahwa kekalahan ini sangat menyakitkan, terlebih karena terjadi di menit-menit akhir pertandingan.

“Sangat menyakitkan, terutama setelah semua upaya yang telah dilakukan dalam pertandingan. Pertandingan berlangsung terbuka. Selamat untuk Villa, mereka tim yang sangat bagus,” ujar Arteta

Ia menambahkan bahwa ada beberapa standar individu yang tidak terpenuhi pada laga tersebut, yang menjadi penyebab kekalahan timnya.

“Kami 18 pertandingan tak terkalahkan dan marginnya masih sangat kecil. Kami harus melihat ke dalam dan menetapkan standar hari ini yang secara individu tidak ada di sana,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Di kubu lawan, pelatih Aston Villa, Unai Emery, jelas sangat gembira dengan kemenangan dramatis atas mantan timnya.

“Sangat senang. Kami menyelesaikan pekan ini dengan benar-benar bermain seperti yang kami butuhkan, bersaing, menuntut dari diri kami sendiri,” kata Unai Emery.

Dampak pada Klasemen dan Tantangan Cedera

Hasil ini secara drastis mengubah peta persaingan di puncak klasemen. Arsenal masih memimpin dengan 33 poin dari 15 laga, namun Manchester City kini hanya berjarak dua poin di bawahnya setelah menang 3-0 atas Sunderland. Sementara itu, Aston Villa naik ke posisi tiga dengan 30 poin dan berpotensi terus menekan.

Yang lebih mengkhawatirkan bagi Arsenal adalah beberapa pemain pilarnya tengah dibekap cedera. Gabriel (cedera otot), William Saliba, dan Kai Havertz (cedera lutut) dipastikan absen, yang bisa menguji kedalaman skuad Mikel Arteta di tengah jadwal yang padat.

Arsenal tidak punya banyak waktu untuk bersedih. Mereka akan langsung bertandang ke Belgia untuk menghadapi Club Brugge di ajang Liga Champions pada pertengahan pekan, sebelum kembali fokus ke Liga Inggris untuk menjamu Wolves. Respons The Gunners pada dua laga tersebut akan menjadi penentu seberapa kuat mental mereka untuk terus bersaing di puncak.

(java)