KABAMINANG.com – Solok, Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok pada akhir November 2025 membawa dampak yang sangat signifikan bagi kehidupan masyarakat. Hujan deras yang turun tanpa henti selama tiga hari berturut-turut menyebabkan sungai utama di berbagai kecamatan meluap dan merendam puluhan nagari. Akibatnya, banyak rumah warga terendam banjir, sementara akses jalan utama lumpuh karena tertutup lumpur dan genangan air.
Kerusakan infrastruktur, terhambatnya aktivitas ekonomi dan pendidikan, serta meningkatnya ancaman keselamatan jiwa membuat situasi di lapangan menjadi sangat memprihatinkan.
Ribuan warga terpaksa mengungsi ke pos-pos darurat yang didirikan di sekolah-sekolah dan bangunan yang lebih aman. Kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, perlengkapan tidur, serta layanan kesehatan menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana kali ini.
Pemerintah daerah bersama Forkopimda, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Solok, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai organisasi kemanusiaan segera melakukan langkah cepat.
Tim gabungan bergerak mengevakuasi warga terdampak, mendistribusikan bantuan pangan, hingga menyediakan layanan medis darurat. Tim SAR juga diturunkan untuk mencari warga yang masih terjebak di wilayah terisolasi akibat akses yang terputus.
Di tengah situasi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, turun langsung meninjau berbagai titik lokasi terdampak banjir. Kehadirannya bersama masyarakat menunjukkan komitmen dan kepedulian para pemangku kebijakan terhadap kondisi darurat yang sedang dialami warga.
Read More:
- 1 Polres Solok Keluarkan Imbauan Darurat: Waspada Cuaca Ekstrem dan Ikuti 5 Tips Keselamatan Ini
- 2 Golkar Turun Serentak Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Kabupaten Solok
- 3 Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Kunjungi Masyarakat dan Posko Banjir di Koto Baru
“Bencana banjir ini mengingatkan kita semua akan pentingnya mitigasi risiko dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, baik dari sisi perencanaan infrastruktur maupun peningkatan kesadaran masyarakat,” ujar Ivoni Munir saat ditemui di Kecamatan Junjung Sirih, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah.
Ivoni menegaskan bahwa pemulihan pasca bencana menjadi prioritas agar kehidupan masyarakat bisa segera kembali normal. Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersatu membantu warga yang sedang mengalami kesulitan.
“Saya mengajak seluruh pihak, mulai dari organisasi masyarakat, organisasi profesi, partai politik, hingga para perantau asal Kabupaten Solok untuk bahu-membahu dan bergotong royong meringankan beban masyarakat. Ini saatnya kita hadir dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ivoni Munir juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Solok yang telah bekerja cepat di lapangan. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, tim gabungan dinilai mampu menjangkau banyak lokasi terdampak untuk pendistribusian bantuan logistik dan makanan bagi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD Kabupaten Solok tersebut masih berada di lapangan bersama masyarakat dan relawan, memastikan penanganan bencana berjalan baik serta kebutuhan mendesak warga dapat terpenuhi.
(MB)








