BERITATerkini

Solok Kritis! Banjir Bandang & Longsor Rusak Rumah, Sawah, dan Kantor Pemerintahan

×

Solok Kritis! Banjir Bandang & Longsor Rusak Rumah, Sawah, dan Kantor Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
H. Zulkifli, S.Ag., MM — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok — menggendong seorang anak saat proses evakuasi banjir di kompleks kantor Kemenag, Koto Baru, Rabu (27/11/2025).

KABAMINANG.com – Koto Baru, 27, November, 2025 Ranah Minang Kembali Berduka, Sumbar Dilanda Banjir Bandang dan Longsor

Ranah Minang kembali dirundung duka. Hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumatra Barat dilaporkan mengalami bencana banjir bandang dan tanah longsor akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan yang tak kunjung reda membuat sungai-sungai meluap dan tidak mampu menampung debit air, sehingga banjir terjadi di berbagai wilayah.

Akibatnya, rumah-rumah warga banyak yang tergenang air, bahkan sebagian dilaporkan tersapu banjir. Kerugian juga melanda sektor pertanian dan peternakan; ternak milik warga hanyut, padi di sawah serta kebun-kebun penduduk mengalami kerusakan berat.

Fasilitas umum dan perkantoran tidak luput dari dampak banjir. Sejumlah kantor pemerintahan di sekitar wilayah Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, serta beberapa nagari lainnya, terendam banjir sehingga sementara waktu tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Menanggapi situasi ini, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mengimbau seluruh masyarakat serta jajaran Pemerintah Kabupaten Solok mulai dari OPD, Camat, hingga Wali Nagari untuk saling bahu-membahu memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak. Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih sulit diprediksi.

“Hari ini seluruh stakeholder sudah turun langsung. Kita bergerak bersama-sama agar masyarakat yang terdampak bisa tertolong secepatnya,” ujar Bupati.

Di lapangan terlihat kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan keamanan, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, Forkopimda, OPD, TNI, Polri, DPRD Kabupaten Solok, hingga relawan masyarakat. Mereka meninjau titik-titik rawan banjir dan longsor, sekaligus mengkoordinasikan langkah penanganan darurat.

Pemkab Solok juga telah melakukan berbagai upaya tanggap darurat, termasuk mengevakuasi warga yang terdampak langsung serta mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama masa krisis. Harapannya, penanganan cepat ini dapat mengurangi dampak dan membantu pemulihan warga.

Di tengah situasi memprihatinkan, sebuah pemandangan haru terlihat di kompleks Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok. Kepala Kantor Kemenag, H. Zulkifli, S.Ag., MM, tampak menggendong seorang anak kecil yang dievakuasi pada pagi hari. Aksi spontan tersebut menggambarkan empati dan kepedulian seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

Semoga musibah ini segera berlalu. Di balik setiap ujian, selalu ada hikmah yang dijanjikan oleh Sang Pencipta. Masyarakat Kabupaten Solok berharap agar kondisi segera pulih dan aktivitas kembali berjalan normal.

(MB)