Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
Kabupaten SolokSUMBAR

Masheri Yandra Boy Pamit dari Kabupaten Solok, Ucapkan Terima Kasih dan Mohon Maaf, Titip Pesan “Ayam Jantan Teruslah Berkokok di Kabupaten Solok”

×

Masheri Yandra Boy Pamit dari Kabupaten Solok, Ucapkan Terima Kasih dan Mohon Maaf, Titip Pesan “Ayam Jantan Teruslah Berkokok di Kabupaten Solok”

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – Arosuka. Setelah menjalankan amanah sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Solok selama 2 bulan 9 hari, Masheri Yandra Boy, SH, menyampaikan pamit sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Solok, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat Kabupaten Solok.

Dalam pesan perpisahannya, Masheri Yandra Boy juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan, kekhilafan, maupun hal-hal yang mungkin tidak pada tempatnya selama dirinya menjalankan tugas sebagai Pj Sekda Kabupaten Solok.

Dengan penuh kerendahan hati, ia mengakui bahwa selama mengemban amanah tersebut tentu tidak semua hal dapat berjalan sempurna. Namun, ia berharap segala pengalaman, komunikasi, dan kebersamaan yang telah terjalin dapat menjadi kenangan serta pelajaran berharga bagi semua pihak.

Sebagai ungkapan hati setelah menuntaskan penugasan singkatnya, Masheri Yandra Boy menulis sebuah refleksi berjudul “Ayam Jantan Teruslah Berkokok di Kabupaten Solok.”

Tulisan tersebut bukan sekadar pesan perpisahan, tetapi juga menyimpan filosofi, harapan, dan semangat untuk Kabupaten Solok agar terus bangkit, terutama setelah daerah ini dilanda bencana galodo yang meninggalkan kerusakan cukup besar.

Dalam refleksinya, ia mengibaratkan ayam jantan yang tidak pernah berhenti berkokok meskipun malam terasa panjang. Kokok ayam jantan menjadi simbol semangat kehidupan, bahwa setelah gelap selalu ada terang, setelah hujan selalu ada harapan, dan setelah ujian selalu ada kesempatan untuk bangkit.

“Ayam jantan harus terus berkokok di Kabupaten Solok!”

Pesan tersebut menjadi inti dari tulisan Masheri Yandra Boy. Menurutnya, bencana tidak boleh menjadi akhir dari perjalanan Kabupaten Solok. Lumpur yang menutupi jalan dan halaman rumah jangan sampai ikut menutupi harapan masyarakat. Bangunan yang rusak juga tidak boleh meruntuhkan semangat untuk membangun masa depan.

Ia mengingatkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan waktu, anggaran, perencanaan, kerja keras, dan koordinasi lintas sektor. Pemerintah harus terus hadir, tidak hanya ketika bencana terjadi, tetapi juga ketika masyarakat mulai menata kembali kehidupannya.

Masheri juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh elemen daerah. Pemerintah, DPRD, dunia usaha, perguruan tinggi, perantau, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat harus mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Baginya, pemulihan Kabupaten Solok bukan semata-mata mengembalikan kondisi seperti sebelum bencana, melainkan menjadi momentum membangun daerah yang lebih tangguh, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, sosial maupun kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Jabatan Boleh Berakhir, Pengabdian Jangan Pernah Usai

Dalam bagian lain tulisannya, Masheri Yandra Boy menyampaikan bahwa berakhirnya penugasan sebagai Pj Sekda bukan berarti berakhir pula perhatian dan kecintaannya terhadap Kabupaten Solok.

Ia mengapresiasi seluruh jajaran ASN dan perangkat daerah yang telah bersama-sama menjalankan roda pemerintahan selama dirinya mendapatkan amanah tersebut.

Kepada Sekretaris Daerah definitif beserta seluruh jajaran ASN, ia menitipkan pesan agar terus menjaga kekompakan, meningkatkan kinerja, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak ditentukan oleh satu orang, satu jabatan, ataupun satu periode pemerintahan. Kemajuan merupakan hasil kesinambungan kerja, komitmen, dan kebersamaan seluruh komponen daerah.

Tidak perlu mempersoalkan siapa yang memulai sebuah pekerjaan, tetapi yang terpenting adalah memastikan pekerjaan tersebut dilanjutkan dan diselesaikan.

Sebab, masyarakat lebih membutuhkan bukti kerja nyata daripada sekadar cerita tentang siapa yang paling berjasa.

Dua Bulan Sembilan Hari, Sebuah Pengalaman dan Kenangan

Masa tugas selama 2 bulan 9 hari mungkin terbilang singkat dalam perjalanan birokrasi pemerintahan. Namun, bagi Masheri Yandra Boy, waktu tersebut menjadi pengalaman tersendiri, terlebih karena Kabupaten Solok sedang menghadapi situasi sulit pascabencana.

Ada dinamika pemerintahan, koordinasi, komunikasi, serta berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama.

Kini, estafet kepemimpinan administrasi pemerintahan telah diserahkan kepada Sekretaris Daerah definitif. Masheri pun memilih meninggalkan pesan penuh harapan agar Kabupaten Solok terus bergerak maju.

Di akhir refleksinya, ia membayangkan suatu saat Kabupaten Solok kembali tersenyum: rumah-rumah berdiri kokoh, sawah kembali menghijau, jalan-jalan ramai, pasar kembali hidup, anak-anak belajar dengan riang, dan masyarakat menjalani kehidupan dengan penuh keyakinan.

Pesan “Ayam Jantan Teruslah Berkokok di Kabupaten Solok” menjadi penegasan bahwa semangat membangun daerah tidak boleh berhenti hanya karena pergantian jabatan.

Pamit dengan Terima Kasih, Pulang dengan Segudang Kenangan

Melalui pesan perpisahan tersebut, Masheri Yandra Boy menyampaikan rasa hormat dan doa terbaik untuk Kabupaten Solok. Ia berharap seluruh jajaran pemerintahan tetap solid, saling mendukung, serta tidak kehilangan semangat dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, keputusan, ataupun tindakan yang kurang berkenan dan tidak pada tempatnya.

Sebuah perpisahan yang dibalut filosofi kehidupan. Jabatan memiliki batas waktu, penugasan memiliki garis akhir, tetapi kecintaan terhadap daerah dan harapan melihat masyarakat hidup lebih baik tidak seharusnya mengenal kata selesai.

“Biarkan ayam jantan terus berkokok di Kabupaten Solok. Bukan hanya sebagai penanda datangnya pagi, tetapi sebagai pertanda bahwa Kabupaten Solok selalu memiliki semangat untuk bangkit dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.”

Salam hormat dan doa terbaik untuk Kabupaten Solok. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkahi setiap langkah dalam membangun daerah yang dicintai bersama.

Catatan ringan setelah menjalankan tugas selama 2 bulan 9 hari di Kabupaten Solok.

Oleh: Masheri Yandra Boy, SH