Solok, Kabaminang.com, 30 Oktober 2026 — UPTD PSKW Andam Dewi Solok menggelar kegiatan wirid bulanan di Mushalla Khairunnisa, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kelayan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual di lingkungan instansi tersebut.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala UPTD PSKW Andam Dewi Solok, Yoce Divelino, S.Kom., M.CIO. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh ASN dan kelayan untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta menjadikan materi tausiah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan, ketertiban, dan kesopanan, terutama bagi kelayan yang baru mengikuti pembinaan di UPTD PSKW Andam Dewi Solok.
Pada kesempatan tersebut, UPTD PSKW Andam Dewi menghadirkan Ustadz Wawan Syafriandi, S.Pd., Da’i Muda Solok sekaligus Guru MAN 2 Solok, sebagai penceramah dengan tema “Hikmah Mensyukuri Nikmat Allah SWT: Bersyukur dalam Setiap Keadaan, Bangkit untuk Masa Depan.”
Dalam tausiahnya, Ustadz Wawan mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT. serta menjadikan setiap kesempatan hidup sebagai jalan untuk memperbaiki diri.
Menurutnya, rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengutip firman Allah SWT. dalam Surah Ibrahim ayat 7:
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
Artinya: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.”
Ustadz Wawan kemudian menjelaskan tiga cara mensyukuri nikmat Allah SWT, yakni melalui hati, lisan, dan perbuatan.
Syukur melalui hati diwujudkan dengan meningkatkan keimanan. Melalui lisan, dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, serta membiasakan perkataan yang baik. Sementara melalui perbuatan, rasa syukur diwujudkan dengan meningkatkan kualitas ibadah, menjaga akhlak, dan melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga mengaitkan nilai-nilai syukur dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan UPTD PSKW Andam Dewi Solok.
Bagi ASN, rasa syukur dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, kejujuran, serta memberikan pelayanan yang baik. Sementara bagi kelayan, rasa syukur dapat diterapkan dengan bersungguh-sungguh mengikuti pembinaan, memperbaiki perilaku, meningkatkan keterampilan, dan membangun kebiasaan positif.
Tidak hanya berbicara tentang rasa syukur, Ustadz Wawan juga memberikan motivasi kepada para kelayan agar tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa masa lalu tidak seharusnya menjadi penghalang bagi seseorang untuk memperbaiki masa depannya.
Pesan tersebut sejalan dengan kandungan Surah Az-Zumar ayat 53 yang mengingatkan manusia agar tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT.
Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Kesalahan di masa lalu hendaknya dijadikan pelajaran, sedangkan kesempatan hari ini harus dimanfaatkan untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Masa lalu adalah pelajaran, hari ini adalah kesempatan, dan masa depan adalah sesuatu yang masih bisa kita usahakan,” menjadi salah satu pesan motivasi yang disampaikan Ustadz Wawan dalam tausiahnya.
Kegiatan wirid bulanan tersebut berlangsung dengan khidmat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN dan kelayan UPTD PSKW Andam Dewi Solok semakin meningkatkan keimanan, memperkuat rasa syukur, menjaga amanah, serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar agenda rutin, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta membangun semangat bagi setiap individu untuk terus memperbaiki diri demi masa depan yang lebih baik dan diridai Allah SWT.
“WRM”







