Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
Liga ChampionsOLAHRAGA

Madrid Comeback Gila! Tertinggal 1-3, Roma Akhirnya Tumbang 4-3

×

Madrid Comeback Gila! Tertinggal 1-3, Roma Akhirnya Tumbang 4-3

Sebarkan artikel ini

Roma, Kabaminang.com – Real Madrid menunjukkan mentalitas kuat setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan AS Roma dengan skor 4-3 dalam pertandingan Liga Champions UEFA 2026/2027 di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berlangsung dramatis. AS Roma sempat berada di atas angin setelah unggul 3-1 pada babak kedua. Namun, Real Madrid mampu membalikkan keadaan melalui tiga gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Roma membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Marten de Roon. Real Madrid kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-25 melalui Kylian Mbappe.

Memasuki babak kedua, Roma kembali mengambil kendali permainan. Donyell Malen mencetak gol pada menit ke-51 dan kembali mencatatkan namanya di papan skor enam menit kemudian. Keunggulan 3-1 membuat tuan rumah semakin percaya diri.

Namun, Real Madrid belum menyerah. Carlos Espí memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83, sebelum Endrick menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit ke-85.

Drama mencapai puncaknya pada menit ke-90 ketika Antonio Rüdiger mencetak gol keempat Real Madrid melalui situasi bola mati. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis Los Blancos dengan skor akhir 4-3.

Mourinho Soroti Perubahan Permainan

Pelatih Real Madrid, José Mourinho, menilai timnya mengalami kesulitan pada babak pertama. Namun, perubahan pendekatan permainan dan tambahan tenaga pada fase akhir pertandingan membantu Madrid meningkatkan tekanan terhadap pertahanan Roma.

Mourinho menilai pertandingan seperti ini menuntut kemampuan membaca situasi dan mengambil keputusan tepat ketika momentum mulai berubah.

Kebangkitan Madrid menunjukkan bahwa pertandingan belum selesai selama peluit panjang belum dibunyikan. Meski sempat tertinggal dua gol, para pemain tetap berusaha mencari celah untuk mengejar ketertinggalan hingga akhirnya membalikkan keadaan.

Gasperini Kecewa Roma Kehilangan Kendali

Di kubu AS Roma, pelatih Gian Piero Gasperini menyayangkan kegagalan timnya mempertahankan keunggulan. Roma sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengamankan kemenangan setelah mampu mencetak tiga gol.

Namun, tekanan Real Madrid pada menit-menit akhir membuat pertahanan tuan rumah kehilangan kendali. Situasi bola mati juga menjadi salah satu persoalan yang harus dievaluasi setelah Roma kebobolan pada penghujung pertandingan.

Gasperini menilai timnya perlu memperbaiki konsentrasi dan respons ketika menghadapi tekanan lawan, terutama dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.

Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa keunggulan dalam pertandingan besar tidak menjamin kemenangan apabila konsentrasi menurun pada saat-saat menentukan.

Real Madrid pun digambarkan berhasil membawa pulang kemenangan berkat kebangkitan pada akhir laga, sementara AS Roma harus mengevaluasi kegagalan mempertahankan keunggulan setelah sempat berada dalam posisi yang menguntungkan.

“java”