Padang, Kabaminang.com, 10 Oktober 2026 – Tim floorball Kabupaten Dharmasraya mencatatkan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 dengan membawa pulang tiga medali, masing-masing satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
Pencapaian tersebut diraih dalam pertandingan yang berlangsung di GOR FIK Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (9/10/2026). Prestasi ini turut mendapat perhatian Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, yang hadir memberikan dukungan langsung sekaligus mengalungkan medali kepada para atlet peraih penghargaan.
Medali emas menjadi pencapaian tertinggi Dharmasraya setelah tim Mix 3vs3 berhasil mengatasi perlawanan Kota Padang dengan skor ketat 3-2 pada partai final.
Polres Solok Amankan Dua Pria dalam Pengungkapan Kasus Narkotika di Lembang Jaya10 Okt 2026›02
Marc Márquez Mulai Bersahabat dengan Mandalika, Akhiri Penantian Lewat Kemenangan Sprint10 Okt 2026›03
Digerebek Polisi, Pondok di Kebun Sawit Dharmasraya Dipenuhi Peralatan Diduga untuk Konsumsi Sabu10 Okt 2026›Sementara itu, tim putra nomor 5vs5 harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah tipis 0-1 dari Pasaman Barat. Hasil serupa juga terjadi pada nomor putri 5vs5. Tim Dharmasraya meraih perunggu setelah menghadapi Kabupaten Solok dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 0-1.
Tiga hasil tersebut menambah catatan perolehan medali Kabupaten Dharmasraya dalam kompetisi olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Annisa Soroti Mental Bertanding Atlet
Di sela kegiatan penyerahan medali, Annisa Suci Ramadhani menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama daerah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Sumatera Barat karena telah memberikan ruang bagi floorball untuk dipertandingkan sebagai cabang olahraga baru dalam Porprov.
Menurut Annisa, pertandingan olahraga bukan hanya soal siapa yang keluar sebagai pemenang. Proses menghadapi tekanan, menerima kekalahan, dan berusaha bangkit juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter atlet.
Ia mencontohkan bagaimana seorang atlet perlu menjaga semangat meskipun sempat tertinggal dalam pertandingan. Kemampuan untuk kembali fokus dan memperjuangkan peluang menjadi salah satu unsur penting dalam membangun mental juara.
“Olahraga ini bukan hanya untuk mengisi waktu, tetapi juga membentuk mental. Kita melihat bagaimana atlet yang sempat tertinggal skor bisa bangkit dan memenangkan pertandingan. Ini membutuhkan mental atlet dan mental juara. Ketika kalah, bangkit lagi,” ujarnya.
Annisa berharap pengalaman bertanding di Porprov dapat menjadi bekal bagi atlet floorball Dharmasraya untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Berharap Floorball Berkembang hingga Tingkat Nasional
Lebih jauh, Annisa mendorong agar pembinaan floorball di Sumatera Barat tidak berhenti setelah Porprov berakhir. Menurutnya, keberlanjutan program pembinaan diperlukan agar potensi atlet yang telah terlihat selama kompetisi dapat terus dikembangkan.
Ia juga berharap KONI Sumatera Barat tetap memberikan perhatian terhadap perkembangan cabang olahraga tersebut sehingga atlet berprestasi memiliki kesempatan untuk melangkah ke tingkat nasional.
“Insya Allah, kalau mental seperti ini kita jadikan sebagai bibit, Sumatera Barat akan maju. Mudah-mudahan KONI Sumbar terus konsisten mempertahankan dan mengembangkan olahraga ini, sehingga atlet terbaik kita bisa mewakili Sumbar di PON nantinya,” katanya.
Harapan tersebut menjadi dorongan agar prestasi yang diraih dalam Porprov tidak hanya berhenti pada perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet dalam jangka panjang.
AFI Dharmasraya Apresiasi Perjuangan Atlet
Dari sisi pembinaan daerah, Pengurus Asosiasi Floorball Indonesia (AFI) Kabupaten Dharmasraya, Dr. Irwan Ritonga, M.Pd., menyambut positif hasil yang dicapai tim.
Para atlet tersebut dilatih oleh Dr. Ahmad Chaeroni, M.Pd. Perolehan satu emas, satu perak, dan satu perunggu menjadi tambahan medali bagi Kabupaten Dharmasraya dalam klasemen Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Hasil pertandingan memperlihatkan bahwa tim Dharmasraya mampu bersaing pada beberapa nomor yang dipertandingkan. Kemenangan pada nomor Mix 3vs3 menjadi puncak pencapaian, sementara hasil pada nomor putra dan putri 5vs5 melengkapi koleksi medali kontingen.
Dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan pelatih menjadi bagian dari lingkungan pembinaan yang diharapkan terus berjalan setelah kompetisi selesai.
Bagi Dharmasraya, tiga medali tersebut bukan sekadar tambahan angka dalam klasemen. Hasil ini juga menjadi modal untuk mengevaluasi kemampuan atlet, memperbaiki kekurangan, dan menyiapkan langkah pembinaan selanjutnya.
Dengan berakhirnya pertandingan floorball di Porprov Sumbar 2026, perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana potensi para atlet dapat terus diasah agar mampu bersaing pada ajang olahraga yang lebih tinggi.
“NT”







