Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
DharmasrayaSUMBAR

Pengamanan dan Standar Hunian Jadi Fokus, Kalapas Dharmasraya Pimpin Evaluasi Internal

×

Pengamanan dan Standar Hunian Jadi Fokus, Kalapas Dharmasraya Pimpin Evaluasi Internal

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – Dharmasraya, Penguatan pengamanan dan penataan hunian menjadi perhatian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dharmasraya. Hal tersebut dibahas dalam rapat internal yang dipimpin Kepala Lapas Kelas III Dharmasraya, Ferdika Canra, bersama jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Rabu (7/10).

Pertemuan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus koordinasi internal untuk memastikan pelaksanaan tugas pengamanan berjalan sesuai ketentuan. Jajaran juga membahas langkah yang perlu dilakukan dalam menjaga situasi Lapas tetap aman, tertib dan kondusif.

Salah satu agenda utama dalam rapat adalah menindaklanjuti instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mengenai standarisasi blok dan kamar hunian pada Rumah Tahanan Negara, Lembaga Pemasyarakatan, serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak.

Ferdika Canra meminta jajaran terkait memberikan perhatian terhadap kondisi blok dan kamar hunian, termasuk melakukan pengecekan dan pengawasan secara berkala. Menurutnya, penerapan standar hunian harus berjalan seiring dengan penguatan sistem keamanan di lingkungan Lapas.

“Setiap instruksi pimpinan harus kita tindak lanjuti secara nyata di lapangan. Penataan blok dan kamar hunian harus menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan mendukung proses pembinaan,” kata Ferdika.

Selain persoalan keamanan dan hunian, rapat juga membahas persiapan pengadaan Bahan Makanan (BAMA) bagi warga binaan untuk Tahun Anggaran 2027.

Dalam pembahasan tersebut, Lapas Kelas III Dharmasraya turut mendorong agar peluang keterlibatan pelaku usaha lokal dapat dioptimalkan sesuai aturan yang berlaku. Namun demikian, aspek kualitas bahan makanan, jumlah kebutuhan, serta standar pengadaan tetap menjadi perhatian utama.

Ferdika menekankan bahwa persiapan pengadaan harus dilakukan secara matang sejak awal agar kebutuhan warga binaan dapat terpenuhi dengan baik.

“Kita ingin proses pengadaan BAMA tahun 2027 berjalan efektif dan akuntabel. Kebutuhan warga binaan harus menjadi perhatian, sementara keterlibatan usaha lokal dapat dioptimalkan sepanjang memenuhi ketentuan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubsi Kamtib Lapas Kelas III Dharmasraya, Al Amin, memastikan jajaran Kamtib akan menindaklanjuti hasil rapat melalui pengawasan dan koordinasi yang lebih konsisten.

Menurutnya, petugas perlu memahami tugas serta tanggung jawab masing-masing, terutama dalam menjaga kondisi blok dan kamar hunian.

“Kami siap menindaklanjuti hasil rapat melalui peningkatan pengawasan dan koordinasi. Kondisi blok dan kamar hunian harus terus dipantau agar tetap aman dan sesuai standar. Petugas juga harus selalu memahami tanggung jawab serta meningkatkan kewaspadaan saat menjalankan tugas,” ujar Al Amin.

Rapat internal tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas III Dharmasraya memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan, baik dari sisi keamanan maupun pelayanan kepada warga binaan.

Dengan koordinasi antara pimpinan dan jajaran, Lapas Kelas III Dharmasraya menargetkan penerapan standar hunian, pengamanan, serta pemenuhan kebutuhan warga binaan dapat berjalan secara terarah, profesional dan sesuai ketentuan.

“NT”