Kaba Minang KABAMINANG.com Terdepan Dalam Mengabarkan
Liga 2 ChampionshipOLAHRAGA

Gol Menit 72 Dimas Wicaksono Antar PSPS Pekanbaru Lewati Semen Padang 1-0

×

Gol Menit 72 Dimas Wicaksono Antar PSPS Pekanbaru Lewati Semen Padang 1-0

Sebarkan artikel ini

Kabaminang.com – Bekasi. PSPS Pekanbaru meraih kemenangan penting dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 setelah mengalahkan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0.

Pertandingan pekan keempat tersebut berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10/2026) malam. Gol tunggal kemenangan PSPS dicetak Dimas Wicaksono pada menit ke-72.

Hasil ini mengantarkan PSPS Pekanbaru mengoleksi sembilan poin. Kemenangan tersebut juga mengakhiri catatan buruk PSPS yang sebelumnya tidak pernah mengalahkan Semen Padang dalam lima pertemuan terakhir.

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Semen Padang FC langsung mengambil inisiatif serangan dan lebih banyak menguasai jalannya permainan.

Skuad Kabau Sirah berusaha membongkar pertahanan PSPS melalui kombinasi umpan pendek dan kerja sama satu-dua pemain. Pola tersebut beberapa kali mampu membuka ruang di lini belakang Askar Bertuah.

Peluang pertama Semen Padang hadir pada menit ke-22. Spasojevic mencoba melepaskan tembakan lob ke arah gawang PSPS, tetapi bola masih tipis melebar dari sasaran.

Enam menit berselang, Zulkifli Lukmansyah ikut mengancam gawang PSPS. Ia mendapat ruang untuk melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi bola justru melambung di atas mistar.

PSPS Pekanbaru lebih banyak bertahan pada awal pertandingan. Namun, perlahan skuad asuhan Akhyar Ilyas mulai menemukan celah melalui serangan balik.

Peluang terbaik PSPS pada babak pertama hadir pada menit ke-39. Gamaroni berhasil melepaskan sundulan yang mengarah ke gawang Semen Padang.

Namun, kiper Semen Padang, Ikram Alghifari, tampil sigap dan berhasil menepis bola. Tiga menit kemudian, Ikram kembali melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan peluang Asir Asiz.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 bertahan saat turun minum.

Memasuki babak kedua, Semen Padang kembali tampil agresif. Mereka berusaha meningkatkan tekanan untuk memecah kebuntuan.

Peluang emas didapatkan Semen Padang pada menit ke-53. Stefano Lilipaly menerima umpan dan berada dalam posisi bebas di depan gawang PSPS.

Namun, peluang tersebut gagal diselesaikan menjadi gol. Bola tidak mampu diarahkan dengan sempurna sehingga PSPS masih selamat dari ancaman.

Jual beli serangan terus terjadi hingga memasuki menit ke-70. Semen Padang berusaha menjaga penguasaan bola, sedangkan PSPS mengandalkan serangan cepat untuk mengejutkan pertahanan lawan.

PSPS akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-72. Gol tersebut berawal dari kesalahan Safrudin Tahar saat mengontrol bola.

Hamzah Depa berhasil memanfaatkan kesalahan tersebut dan kemudian memberikan umpan kepada Dimas Wicaksono. Tanpa membuang kesempatan, Dimas melepaskan penyelesaian yang berhasil menjebol gawang Semen Padang.

PSPS pun unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Semen Padang langsung meningkatkan intensitas serangan. Kabau Sirah mencoba menekan dari berbagai sisi untuk mencari gol penyeimbang.

Namun, lini belakang PSPS tampil disiplin. Setiap serangan Semen Padang berhasil dipatahkan sebelum menghasilkan peluang bersih di depan gawang.

Pertandingan sempat diwarnai ketegangan menjelang waktu normal berakhir. Insiden melibatkan Kemaluddin dan kapten PSPS, Gamaroni.

Wasit kemudian melakukan pengecekan Video Assistant Referee terkait dugaan kontak tangan pemain PSPS. Setelah meninjau insiden tersebut, wasit tidak memberikan kartu merah kepada Gamaroni.

Semen Padang mendapat tambahan waktu delapan menit untuk menyamakan kedudukan. Mereka terus melancarkan serangan hingga menit-menit terakhir.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. PSPS Pekanbaru mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan PSPS Pekanbaru 1-0 atas Semen Padang FC.

Hasil ini membuat PSPS mengoleksi sembilan poin dan naik ke posisi ketiga klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Sebelum pertandingan, PSPS dan Semen Padang sama-sama memiliki tujuh poin.

Sementara itu, Semen Padang FC harus menerima kekalahan pertamanya setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang mereka dapatkan sepanjang pertandingan.

“java”