Kabaminang.com – San Siro. Inter Milan menunjukkan performa meyakinkan setelah meraih kemenangan 3-0 atas Parma dalam lanjutan Liga Italia Serie A, Sabtu (10/10/2026). Bermain di hadapan pendukung sendiri, Nerazzurri langsung tampil agresif dan menuntaskan perlawanan tim tamu sejak babak pertama.
Tiga gol Inter tercipta dalam 31 menit awal pertandingan. Petar Sučić membuka keunggulan pada menit ke-13, sebelum Hakan Çalhanoğlu menggandakan skor melalui tendangan penalti pada menit ke-18. Marcus Thuram kemudian menambah gol ketiga pada menit ke-31.
Awal pertandingan yang kuat membuat Inter mampu mengendalikan jalannya laga. Parma kesulitan mengimbangi tekanan tuan rumah, sementara lini serang Nerazzurri berhasil memanfaatkan peluang untuk membangun keunggulan dengan cepat.
Inter Langsung Tancap Gas
Gol pembuka Sučić menjadi awal dominasi Inter. Keunggulan tersebut bertambah hanya lima menit kemudian ketika Çalhanoğlu sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti.
Inter tidak mengendurkan tekanan setelah unggul dua gol. Thuram kembali membobol gawang Parma pada menit ke-31, membawa tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol.
Memasuki babak kedua, Inter mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir. Kemenangan tanpa kebobolan ini memperlihatkan efektivitas lini serang sekaligus solidnya pertahanan Nerazzurri dalam menghadapi Parma.
Nerazzurri Jaga Posisi di Puncak
Tambahan tiga poin membuat Inter Milan mengoleksi 16 poin dari enam pertandingan dan berada di puncak klasemen sementara Serie A, berdasarkan laporan pertandingan.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Inter untuk menjaga persaingan di papan atas. Namun, perjalanan musim masih panjang sehingga konsistensi dalam meraih poin akan menjadi faktor penting bagi Nerazzurri.
Setelah kemenangan atas Parma, Inter dijadwalkan menghadapi Club Brugge di Liga Champions pada 13 Oktober waktu setempat. Selanjutnya, mereka akan bertandang ke markas Bologna pada 17 Oktober dalam lanjutan Serie A.
Dengan kemenangan telak ini, Inter mengirimkan pesan bahwa mereka siap terus bersaing di papan atas. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan ketajaman lini depan sekaligus menjaga kestabilan permainan saat menghadapi lawan dengan karakter berbeda.
“java”










