BERITATerkini

Lagi-Lagi Sungai Batang Hari Makan Korban, Bocah 11 Tahun di Pulau Punjung Tewas Tenggelam

×

Lagi-Lagi Sungai Batang Hari Makan Korban, Bocah 11 Tahun di Pulau Punjung Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini

KABAMINANG.com – Dharmasraya. Lagi-lagi, Sungai Batang Hari memakan korban. Seorang bocah laki-laki warga Jorong Maramau, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, dilaporkan hanyut dan tenggelam saat berenang, Sabtu (7/2/2026), sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa ini sontak menggegerkan warga setempat.

Korban diketahui bernama Andre (11). Saat kejadian, Andre bersama tiga orang temannya pergi berenang di Sungai Batang Hari untuk mengisi waktu luang. Aktivitas tersebut awalnya berjalan normal sebelum akhirnya berubah menjadi duka mendalam.

Menurut keterangan salah seorang warga di lokasi, Rini (34), Andre berenang terpisah dari teman-temannya dan bergerak menuju bagian tengah sungai yang dikenal memiliki batu karang.

Namun, sebelum mencapai titik tersebut, korban diduga kelelahan dan tenggelam hingga akhirnya tidak terlihat lagi di permukaan air.

Menyadari Andre hanyut, teman-teman korban sempat melakukan pencarian singkat di sekitar lokasi. Karena tidak menemukan korban, mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar pada pukul 12.30 WIB.

Mendapat laporan tersebut, warga setempat langsung bergerak cepat melakukan pencarian dengan cara menyelam di area sungai lokasi korban tenggelam. Arus sungai yang cukup deras membuat proses pencarian berlangsung sulit dan penuh risiko.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya menerima informasi kejadian pada pukul 13.00 WIB. Tim BPBD segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait, termasuk TNI, kepolisian, perangkat nagari, serta masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartika Yudarso melalui Kapolsek Pulau Punjung, Iptu Azamu, membenarkan hanyutnya salah seorang warga Muaro Mau tersebut.

“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi hanyut dalam kondisi tidak bernyawa. Saat ini jenazah telah dibawa ke rumah duka,” kata Kapolsek melalui WhatsApp.

Berdasarkan data yang didapat, upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyelaman intensif, korban berhasil ditemukan pada pukul 14.35 WIB dalam kondisi meninggal dunia, tidak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh tim BPBD bersama warga dan dibawa ke rumah duka menggunakan kendaraan BPBD Kabupaten Dharmasraya. Isak tangis keluarga dan warga mewarnai proses evakuasi tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya berenang di sungai, terutama bagi anak-anak. Pemerintah nagari dan pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta memberikan edukasi keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“NT”